Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka naik ke level 7.082 jika dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi 7.078.
Melansir data RTI, Senin (4/4/2022), IHSG diawal perdagangan dibuka menguat 3,4 basis poin atau terapresiasi 0,05 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.085 atau telah menguat 0,09 persen.
Sementara itu indeks LQ45 justru dibuka bergerak melemah, pada awal pra perdagangan indeks ini turun tipis 1,1 basis poin menuju level 1.026.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 20 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp85 miliar dan volume transaksi mencapai 4,4 ribu kali.
Sebanyak 203 saham menguat, 60 saham melemah dan 262 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan,hingga saat ini, pergerakan IHSG masih akan cenderung bergerak menguat terbatas.
Namun, keseriusan kenaikan akan terlihat jika IHSG mampu ditutup di atas level tertingginya secara beruntun.
"Capital inflow yang masih mengalir deras masuk ke dalam pasar modal Indonesia juga turut menjadi penunjang bagi kenaikan IHSG," kata William dalam analisanya.
William memprediksi IHSG bergerak di rentang support 6.940 dan resistance 7.099.
Ia juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, SMGR, ICBP, BBRI, TBIG, JSMR, ITMG, dan AKRA.