Urban Farming, Potensi Usaha untuk Milenial

Iwan Supriyatna

Sabtu, 16 April 2022 | 08:35 WIB
Urban Farming, Potensi Usaha untuk Milenial
Pojok Literasi : “Urban Farming : Potensi Usaha Untuk Milenial”.

Suara.com - Krisis pangan global terus meningkat. Sebab, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ada sekitar 9,3 miliar orang akan bermukim di bumi pada tahun 2050 mendatang.

Ini berarti permintaan pangan akan meningkat drastis sementara jumlah sumber daya lahan dan sumber daya manusia yang bekerja di sektor pertanian akan semakin menyusut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah petani per 2019 mencapai 33,4 juta orang. Adapun dari jumlah tersebut, petani muda di Indonesia yang berusia 20-39 tahun hanya 8 persen atau setara dengan 2,7 juta orang.

Kemudian, sekitar 30,4 juta orang atau 91 persen berusia di atas 40 tahun, dengan mayoritas usia mendekati 50-60 tahun. Kondisi ini kian diperparah dengan penurunan jumlah regenerasi petani muda.

Dalam data yang sama, dari periode 2017 ke 2018, penurunan jumlah petani muda mencapai 415.789 orang. Oleh sebab itu, untuk mengajak dan memotivasi generasi muda untuk Urban Farming atau Pertanian Perkotaan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo menyelenggarakan Pojok Literasi : “Urban Farming : Potensi Usaha Untuk Milenial”.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo RI, Septriana Tangkary mengajak para generasi muda atau milenials untuk memulai Urban Farming.

Sebab, dengan adanya Urban Farming dapat meningkatkan ketahanan pangan bagi sekitar. Selain ketahanan pangan dapat tercukupi, adanya Urban Farming ini juga dapat menambah pundi-pundi ekonomi.

Oleh karena itu, Kementerian Kominfo Republik Indonesia turut memfasilitasi para petani untuk go online. Aplikasi ini diharapkan dapat mendukung para petani untuk memasarkan produknya secara online, sehingga dapat meningkatkan ekonomi para petani khususnya generasi milenial.

“Ini suatu kesempatan kita, peluang kita disamping pertanian, UMKM juga meningkat. Guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan,” kata Septriana ditulis Sabtu (16/4/2022).

baca juga

Dalam forum yang sama, Kepala Dinas Pertanian Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan menilik dari latar belakang, daerah Semarang memiliki luas demografis sekitar 373,7 kilometer persegi, dan sekitar 31,8 persen atau 118,96 kilometer persegi merupakan lahan pertanian, dengan luas sawah 22,19 kilometer persegi.

Oleh sebab itu, dengan adanya Urban Farming khususnya daerah Semarang, diharapkan dapat membuka lapangan kerja di perkotaan terutama bagi generasi muda serta memasok pasar makanan untuk menyediakan tambahan pekerjaan dan pendapatan.

“Kita di Semarang itu punya Urban Farming Corner dimana disana bisa berlatih pertanian. Disamping pelatihan tadi, kita juga sediakan barang dagangan seperti pupuk dalam sekala kecil untuk menyediakan kebutuhan-kebutuhan pertanian dalam sekala kecil,” ucap Hernowo.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Dwi Retno Lukiwati mengungkapkan sistem Urban Farming sangat ramah lingkungan, ekonomis, dan mendukung ketahanan pangan dalam lingkup keluarga serta dapat membuka peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

“Tanaman sayuran bisa dimanfaatkan untuk sumber ketahanan pangan keluarga. Budi daya ikan sekala kecil juga bisa dimanfaatkan dalam lingkup keluarga. Kalau sekala besar nanti bisa dikomersialkan dan menambah pundi-pundi ekonomi kita,” kata Retno.

Ditempat yang sama, Duta Petani Milenial Semarang, Sandi Febrianto mengatakan sudah saatnya generasi milenial untuk mengembangkan pertanian dan mengelola pangan secara modern.

Karena dengan adanya Urban Farming ini dapat menghasilkan pangan yang sehat, segar, aman dan berkualitas. Disamping itu, berbagai produk hasil Urban Farming dapat dimanfaatkan untuk menambah pundi-pundi ekonomi. Seperti salad sayur, sayuran organik, hingga took online pertanian.

“Saat ini Urban Farming sudah sangat familiar. Apalagi selama pandemi. Karena itu, dengan adanya pertanian perkotaan ini kita dapat tantangan untuk mengembangkan pertanian dengan melakukan inovasi-inovasi yang lebih baik untuk meningkatkan ekonomi para generasi milenial,” tandas Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasti Aman! Pemkab Pekalongan Jamin Ketersediaan Pangan hingga Lebaran

Pasti Aman! Pemkab Pekalongan Jamin Ketersediaan Pangan hingga Lebaran

Jawa Tengah | Kamis, 14 April 2022 | 23:30 WIB

Memahami Perubahan Konsumen Muslim Milenial Pasca Pandemi dalam Buku Milenial Muslim Megashifts (3M)

Memahami Perubahan Konsumen Muslim Milenial Pasca Pandemi dalam Buku Milenial Muslim Megashifts (3M)

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 17:55 WIB

Pedagang Pasar Khawatir Harga Pangan Terus Meroket Jelang Lebaran

Pedagang Pasar Khawatir Harga Pangan Terus Meroket Jelang Lebaran

News | Kamis, 14 April 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×