Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di Tengah Tantangan Pandemi, Realisasi Penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM Triwulan 1 Lampaui Target

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 22 April 2022 | 10:47 WIB
Di Tengah Tantangan Pandemi, Realisasi Penyaluran Dana Bergulir LPDB-KUMKM Triwulan 1 Lampaui Target
Realisasi penyaluran dana bergulir LPDBTriwulan 1 melampaui target. (Dok: LPDB)

Suara.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM), Supomo, menyatakan bersyukur, meski di tengah tantangan pandemi Covid-19, realisasi penyaluran kredit tetap tinggi. Per 6 April 2022, realisasi penyaluran dana bergulir oleh Badan Layanan Umum (BLU) di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) ini mencapai Rp523,89 miliar. 

"Sebenarnya di Triwulan I 2022, ancang-ancang kita harusnya lebih tinggi, karena kita tahu bahwa di Triwulan II itu berat, karena ada Ramadhan dan Idul Fitri yang liburnya panjang. Ternyata pada Februari, Covid-19 jenis Omicron tinggi, baik secara internal, sehingga PPKM jadi terbatas lagi. Namun alhamdulillah, kita masih bisa achive," ujar Supomo, dalam acara Berkah Ramadan yang digelar di kantornya, Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Jumlah penyaluran kredit LPDB melewati target yang ditetapkan Kemenkeu, yaitu sebesar Rp450 miliar untuk triwulan I 2022. Secara total, target penyaluran pembiayaan dana bergulir oleh LPDB sampai akhir tahun sebesar Rp1,8 triliun.

Menurut Supomo, realisasi penyaluran itu porsi syariah dan konvensional hampir berimbang. Penyaluran dana bergulir dengan pola syariah mencapai Rp217,82 miliar dengan jumlah mitra sebanyak 20 unit, sedangkan dengan pola konvensional mencapai Rp306,07 miliar dengan jumlah mitra 39 unit.

Menurutnya, geliat penyaluran dana bergulir syariah salah satunya ditopang oleh adanya Koperasi Pesantren (Kopontren), yang saat ini mulai menjamur di berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan salah satu role model Kopontren yang sukses menjalankan usaha produktifnya adalah Pesantren Al-Itifaq di Bandung dan Pesantren An-Nur di Malang Jawa Timur.

Kedua pesantren ini memiliki unit usaha produktif yang dikelola melalui Koperasi dan bermitra dengan LPDB-KUMKM.

"Kalau pola syariah kurang lebih pagunya 50 persen dari total portofolio kita. Namun saat ini penyaluran ke pesantren baru sekitar 20 persen dan yang lainnya non pesantren sekitar 30 persen seperti ke KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah), serta BMT (Baitul Maal wa Tamwil)," sambung Supomo.

Perkuat Manajemen Internal

Ke depan, Supomo yakin, penyaluran dana bergulir untuk koperasi akan mencapai target yang ditetapkan. Untuk mengejar target itu, direksi LPDB-KUMKM terus memperkuat menejemen di internalnya dan terus menjaga kekompakan antara direksi dan stafnya.

Salah satu penguatan yang dilakukan adalah dengan menetapkan Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM yang saat ini dijabat oleh Oetje Koesoema Prasetia. Sebelumnya jabatan ini dipegang oleh Jaenal Aripin yang kini kembali ke dunia akademis.

Supomo percaya, jajaran direksi yang baru akan menambah daya dobrak kinerja LPDB-KUMKM. Terlebih dengan background di sektor finansial yang sebelumnya berkecimpung lama, Supomo optimis bergabungnya Oetje Koesoema Prasetia di jajaran direksi akan mampu mengakselerasi penyaluran dana bergulir.

"Di Ramadhan ini kita ada power baru dengam kehadiran pak Oetje. Semoga dengan adanya tambahan power ini kekuatan LPDB-KUMKM semakin utuh. Sebab kita tahu Pak Oetje ini sudah malang melintang di sektor finansial," pungkas Supomo.

Sementara itu, Oetje Koesoema Prasetia mengaku senang dapat bergabung dalam keluarga besar LPDB-KUMKM. Dia bertekad untuk bekerja maksimal sehingga target-target kinerja yang sebelumnya ditetapkan dapat dicapai dengan tanpa kendala yang berarti.

"Semoga kita bersama bisa memberikan kinerja terbaik dan maksimal. Mohon dukungan penuh dari smua pihak untuk mencapai target kinerja yang sudah ditetapkan," tuturnya.

Sekadar informasi tambahan, acara Berkah Ramadhan yang digelar LPDB-KUMKM ini juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim - piatu dan kaum dhuafa yang berada di sekitar kantor. Santunan ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPDB-KUMKM Dukung Pengembangan Komoditas Pertanian di Kabupaten Batu Bara

LPDB-KUMKM Dukung Pengembangan Komoditas Pertanian di Kabupaten Batu Bara

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 12:50 WIB

Selama Pandemi COVID-19 Belum Usai, Masyarakat Diharapkan Tak Abai dengan Penyakit Komorbid

Selama Pandemi COVID-19 Belum Usai, Masyarakat Diharapkan Tak Abai dengan Penyakit Komorbid

Surakarta | Kamis, 07 April 2022 | 15:42 WIB

Pandemi COVID-19 Membuat Masyarakat Melek Teknologi, Pengguna Telemedik Bertambah 44,1 Persen

Pandemi COVID-19 Membuat Masyarakat Melek Teknologi, Pengguna Telemedik Bertambah 44,1 Persen

Surakarta | Kamis, 07 April 2022 | 13:08 WIB

Meski Pandemi, Rumah Mewah Laris Manis Diburu Konsumen

Meski Pandemi, Rumah Mewah Laris Manis Diburu Konsumen

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2022 | 20:32 WIB

Punya Potensi Tinggi, LPDB-KUMKM Siap Tingkatkan Penyaluran Dana Bergulir di Kabupaten Garut

Punya Potensi Tinggi, LPDB-KUMKM Siap Tingkatkan Penyaluran Dana Bergulir di Kabupaten Garut

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 09:30 WIB

Baru Mencapai 18,85%, LPDB-KUMKM Dorong Proses Pengalihan Dana Bergulir di Jatim

Baru Mencapai 18,85%, LPDB-KUMKM Dorong Proses Pengalihan Dana Bergulir di Jatim

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB