- Timnas Vietnam mengawali Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak tujuh gol tanpa balas atas Timor Leste.
- Pelatih Kim Sang Sik meminta pemainnya melupakan kemenangan tersebut dan fokus menghadapi laga melawan Singapura serta Indonesia.
- Vietnam dijadwalkan menjamu Singapura pada 31 Juli dan bertandang menghadapi Indonesia di Stadion Pakansari tiga hari kemudian.
Suara.com - Timnas Vietnam memasuki fase krusial Piala AFF 2026 setelah kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste.
Hasil meyakinkan itu menjadi awal sempurna, namun tantangan sesungguhnya baru dimulai.
Pelatih Kim Sang Sik langsung mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena.
Kim menekankan pentingnya menjaga fokus jelang dua laga penentuan melawan Singapura dan Timnas Indonesia.
“Euforia kemenangan harus segera dilupakan. Kami harus tetap rendah hati dan siap menghadapi tantangan lebih besar,” ujarnya dinukil dari Bongda
![Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchel Lee Beker (kiri) melakukan selebrasi dengan Tom Haye (temgah) setelah mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/28/89297-piala-aff-2026-timnas-indonesia-vs-kamboja-mitchel-lee-beker-dan-tom-haye.jpg)
Vietnam akan menjamu Singapura di Stadion My Dinh pada 31 Juli.
Tiga hari berselang, mereka harus bertandang ke Stadion Pakansari hadapi Timnas Indonesia.
Dua laga ini diprediksi menjadi penentu posisi puncak klasemen Grup A.
Singapura tampil solid dengan raihan poin sempurna, sementara Indonesia hadir dengan kekuatan fisik dan pemain naturalisasi berkualitas.
Secara komposisi, Vietnam tetap percaya diri dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda.
Nama-nama seperti Dinh Bac hingga Nguyen Quang Hai menunjukkan performa menjanjikan di laga awal.
Namun, keraguan muncul terkait ketahanan mental tim saat menghadapi tekanan.
Minimnya laga melawan tim kuat dalam dua tahun terakhir menjadi catatan yang tak bisa diabaikan.
Sebaliknya, Indonesia justru terbiasa menghadapi lawan kelas Asia di ajang kualifikasi Piala Dunia.
Hal ini dinilai bisa menjadi keunggulan tersendiri dalam duel nanti.
Rekor impresif Vietnam yang tak terkalahkan di fase grup selama 14 tahun menjadi modal berharga.
Namun, catatan itu kini akan diuji dalam dua laga panas yang menentukan nasib mereka.