Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kekhawatiran Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 26 April 2022 | 09:06 WIB
Kekhawatiran Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok 4 persen pada perdagangan Senin, ke level terendah dalam dua pekan, penurunan ini imbas meningkatnya kekhawatiran tentang prospek permintaan energi global karena penguncian Covid-19 yang berkepanjangan di Shanghai dan potensi kenaikan suku bunga Amerika.

Mengutip CNBC, Selasa (26/4/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD4,33 atau 4,1 persen menjadi USD102,32 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), jatuh USD3,53, atau 3,5 persen menjadi menetap di posisi USD98,54 per barel.

Kedua benchmark itu ditutup pada level terendah sejak 11 April setelah kehilangan hampir 5 persen pekan lalu. Sejak melonjak ke level tertinggi sejak 2008 pada awal Maret, harga jatuh sekitar 25 persen.

"Prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat tahun ini di tengah kenaikan suku bunga Amerika mendorong revisi turun perkiraan permintaan minyak," kata analis Eurasia Group.

Perusahaan tersebut mencatat semakin lama perang Ukraina dan penguncian China bertahan, semakin tinggi risiko bahwa pertumbuhan permintaan akan semakin lemah.

Gejolak akibat penguncian Covid-19 Shanghai bergerak menuju pekan keempat, ketika perintah untuk pengujian massal di distrik terbesar Beijing memicu kekhawatiran bahwa ibu kota China itu bisa mengalami nasib serupa.
China adalah importir minyak terbesar dunia.

Selain itu yang menekan minyak, Indeks Dolar AS (Indeks DXY) melejit ke level tertinggi dua tahun terhadap sekeranjang mata uang lainnya karena kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika. Dolar yang kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Minyak mendapatkan dukungan awal tahun ini dari pasokan yang ketat setelah invasi Rusia pada 24 Februari di Ukraina menyebabkan pelanggan menghindari barel Rusia akibat sanksi Barat.

Pasar bisa semakin ketat jika Uni Eropa (UE) melarang minyak mentah Rusia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Pelemahan Awal Pekan Ini

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Pelemahan Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 25 April 2022 | 08:54 WIB

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya Mulai 28 April 2022

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya Mulai 28 April 2022

Video | Sabtu, 23 April 2022 | 15:00 WIB

Uni Eropa Larang Impor ke Rusia, Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi

Uni Eropa Larang Impor ke Rusia, Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 07:41 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB