Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kesepakatan Damai Rusia dan Ukraina Diklaim Gagal Gegara Omongan Presiden Zelensky

M Nurhadi

Selasa, 26 April 2022 | 11:27 WIB
Kesepakatan Damai Rusia dan Ukraina Diklaim Gagal Gegara Omongan Presiden Zelensky
Patroli tentara Rusia di Mariupol Ukraina. (Foto: AFP)

Suara.com - Konflik antara Rusia dan Ukraina mungkin bisa berlangsung lebih lama akibat kesepakatan yang dikhawatirkan sulit terealisasi dalam waktu dekat.

Sejumlah media di negara-negara Eropa dan Rusia menyebut, kesepakatan damai sulit terwujud akibat sikap presiden Ukraina yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial.

Surat kabar Moscow Times Selasa (26/4/2022) ini mengklaim, Presiden Rusia Vladimir Putin berhasil menguasai sejumlah wilayah Ukraina setelah sebelumnya diisukan gagal.

Melansir dari  The Financial Times yang mengutip sejumlah media, dengan gelombang militer yang mungkin diperkuat, Putin tak lagi berminat untuk berdamai usai Presiden Ukraina menuduh Putin sebagai pelaku kejahatan perang di Bucha dan Mariupol.

Dampaknya, Vladimir Putin berang hingga kini mengisyaratkan kesepakatan damai tidak akan tercapai, terlebih setelah sebuah kapal penjelajah rudal Rusia, Moskva, tenggelam diserang Ukraina.

"Putin menentang menandatangani apa pun," kata narasumber kabar terkait.

"Setelah Moskva, dia tidak terlihat seperti pemenang. Itu memalukan. Dia perlu menemukan cara untuk keluar dari ini sebagai pemenang," sambung sumber tersebut.

Sejumlah kalangan lantas menyarankan Putin untuk menggunakan strategi perampasan tanah yang juga nampak dalam komunikasi antara Putin dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel terkait pembangunan tembok di Ukraina hingga membuat komunikasi dengan Zelensky sulit tercapai.

"Dia ingin semuanya diputuskan sebelum pertemuan pribadi mereka,. Putin menghindari pertemuan Zelensky dengan sekuat tenaga. kata sumber yang lain. 

Hingga kini, sudah dua bulan Rusia menyerang Ukraina setelah pertama kali militer bergerak pada 24 Februari tahun ini.

Terbaru, Kremlin mengumumkan mereka akan meluncurkan gelombang kedua militer yang menyasar Ukraina Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Rusia: Jangan Remehkan Ancaman Perang Nuklir

Menlu Rusia: Jangan Remehkan Ancaman Perang Nuklir

News | Selasa, 26 April 2022 | 10:28 WIB

Amerika dan Nato vs Rusia Dalam Perang Ukraina, Lavrov Ingatkan Kembali Tak Remehkan Resiko Perang Nuklir

Amerika dan Nato vs Rusia Dalam Perang Ukraina, Lavrov Ingatkan Kembali Tak Remehkan Resiko Perang Nuklir

Jatim | Selasa, 26 April 2022 | 11:05 WIB

IMF: Ekonomi Asia Terancam Melambat Dampak Perang dan Situasi Industri China

IMF: Ekonomi Asia Terancam Melambat Dampak Perang dan Situasi Industri China

Bisnis | Selasa, 26 April 2022 | 09:56 WIB

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Video | Senin, 25 April 2022 | 21:15 WIB

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Video | Senin, 25 April 2022 | 21:15 WIB

Tampak Gelisah dan Tak Nyaman Selama Pembaktian, Media Pro Barat Mengklaim Vladimir Putin Sedang Sakit Parah

Tampak Gelisah dan Tak Nyaman Selama Pembaktian, Media Pro Barat Mengklaim Vladimir Putin Sedang Sakit Parah

Health | Senin, 25 April 2022 | 19:19 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB