Vaksin Booster Sinopharm Bisa Digunakan untuk Tingkatkan Imun dan Antibodi Sebelum Mudik Lebaran

Iwan Supriyatna

Rabu, 27 April 2022 | 09:39 WIB
Vaksin Booster Sinopharm Bisa Digunakan untuk Tingkatkan Imun dan Antibodi Sebelum Mudik Lebaran
Seorang staf medis mengambil sampel vaksin COVID-19 nonaktif di sebuah pabrik produksi vaksin milik China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) di Beijing, China, 11 April 2020. China telah menyetujui dua kandidat vaksin COVID-19 nonaktif untuk uji klinis. Dua kandidat vaksin tersebut dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Wuhan di bawah China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Research and Development Co.Ltd, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras.

Suara.com - Sejak 12 Januari 2022, Presiden Joko Widodo menghimbau masyarakat Indonesia untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster. Kegiatan vaksinasi diharapkan dapat membentuk herd immunity yang akan berdampak baik di berbagai aspek kehidupan.

Untuk saat ini, capaian vaksinasi booster skala nasional jelang arus mudik lebaran terus mengalami peningkatan. Meskipun data terakhir per tanggal 25 April 2022 menunjukkan jumlah penerima booster berjumlah 35.165.470, namun angka ini bisa bertambah mengingat antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin booster.

Sebagai informasi, tahun 2022 ini Pemerintah Indonesia memperbolehkan warga masyarakatnya untuk pulang kampung ke kampung halamannya untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri 2022 mendatang. Kebijakan ini tentu saja disambut baik oleh masyarakat. Namun Pemerintah Indonesia juga mensyaratkan sejumlah aturan untuk para pemudik.

Dalam sebuah webinar yang bertemakan “Vaksinasi Booster Gratis atau Berbayar? Memilih Vaksin Bagi Karyawan Sebelum Mudik”, hadir sebagai pembicara dari PT Bio Farma, dr. Erwin Setiawan menjelaskan bahwa secara alamiah, kadar antibodi akan menurun seiring dengan waktu, namun ada peran sel memori untuk kekebalan jangka panjang.

“Hasil Studi menunjukkan bahwa terjadi penurunan antibodi setelah 6 bulan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer. Kadar Antibodi total naik signifikan setelah vaksinasi booster. Dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama kelompok rentan,” ujar dr. Erwin Setiawan dilansir dari Wartaekonomi.co.id jaringan Suara.com, Rabu (27/4/2022).

Menurut dr. Erwin Setiawan, vaksin booster sangatlah penting untuk meningkatkan imun tubuh, selain itu, Erwin Setiawan juga menjelaskan bahwa setelah kita mendapatkan dosis vaksin ke-2, dalam jangka waktu kurang lebih 6 bulan pasti akan turun efektivitasnya, oleh karena itu dengan adanya booster, seseorang bisa memperpanjang masa perlindungan terhadap virus Covid-19 dan juga meningkatan kekebalan.

“Vaksin yang digunakan dalam vaksin booster harus mendapatkan EUA atau NIE (Nomor Ijin Edar) dari BPOM dan rekomendasi ITAGI. Selain itu jenis vaksin homolog dan heterolog bisa menjadi vaksin dosis booster yang digunakan oleh Badan Hukum/Badan Usaha – program Vaksin Gotong Royong,” tambah Erwin.

Di akhir sesi, dr. Erwin mengungkapkan bahwa vaksin booster harus sesuai antara vaksin primer dan vaksin booster, mendapatkan EUA BPOM, serta regimen vaksin booster bisa bertambah (update) sesuai data uji klinis dan EUA BPOM.

“Baik vaksin booster gratis atau berbayar, kedua-duanya sama baik karena sudah mendapatkan EUA dari BPOM. Vaksin booster gratis (Vaksin Program Pemerintah) menggunakan merk AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Sedangkan vaksin booster berbayar (Vaksinasi Gotong Royong) menggunakan merk Sinopharm,” tutup dr. Erwin Setiawan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CSIIS Minta Pemerintah Mentaati Putusan MA, Yakinkan Publik Vaksin Booster Halal dan Aman

CSIIS Minta Pemerintah Mentaati Putusan MA, Yakinkan Publik Vaksin Booster Halal dan Aman

Surakarta | Rabu, 27 April 2022 | 05:21 WIB

Pemerintah Akhirnya Gunakan Vaksin Sinovac Sebagai Vaksin Booster, Apa Alasannya?

Pemerintah Akhirnya Gunakan Vaksin Sinovac Sebagai Vaksin Booster, Apa Alasannya?

Health | Selasa, 26 April 2022 | 23:37 WIB

Kimia Farma Genjot Vaksin Booster Jelang Mudik Lebaran

Kimia Farma Genjot Vaksin Booster Jelang Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 26 April 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×