Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB
Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan
Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.763 per dolar AS pada Kamis, 17 September.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat kenaikan suku bunga dan pernyataan hawkish dari Ketua The Fed.
  • Mayoritas mata uang Asia turut mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada perdagangan pagi tersebut.

Suara.com - Rupiah masih terus mendapatkan sentimen negatif di pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Kamis 17 September dibuka ke level Rp17.763 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini melemah 67 poin atau turun 038 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.694 per dolar AS. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan ini dikarenakan The Fed menaikkan suku bunganya. Sehingga, dolar AS mengalami rebound.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 bps. Pernyataan hawkish dari Ketua The Fed Warsh juga mendorong lonjakan indeks dolar AS serta meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun. Range rupiah di sekitar Rp17.650-Rp17.800 pada hari ini," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,56 persen, disusul won Korea yang melemah 0,42 persen,

Lalu, dolar Taiwan melemah 0,26 persen, ada baht Thailand melemah 0,14 persen. Diikuti peso Filipina melemah 0,13 persen dan yuan China yang melemah 0,04 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang menguat 0,06 persen, dolar Singapura menguat 0,03 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,001 persen terhadap dolar AS.

Ilustrasi Yen. [Pixabay]
Ilustrasi Yen. [Pixabay]

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 100,32, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 100,25

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Terkini

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×