Chandra Asri Raup Pendapatan Bersih 678 Juta Dolar AS di Kuartal I-2022

Iwan Supriyatna

Kamis, 28 April 2022 | 15:12 WIB
Chandra Asri Raup Pendapatan Bersih 678 Juta Dolar AS di Kuartal I-2022
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mengumumkan hasil kinerja bisnis yang tangguh sepanjang kuartal I-2022.

"Dalam kuartal I-2022, kami mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$ 677.7 juta di kuartal I-2022. Angka itu mengalami kenaikan 13 persen dari posisi US$ 598.4 juta pada kuartal pertama 2021," ucap Direktur Chandra Asri Suryandi dalam keterangan resminya, ditulis Kamis (28/4/2022).

Dia menyebut, sepanjang kuartal I-2022, keadaan makro masih menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

Tak lupa, sebagian besar kinerja perusahaan juga dipengaruhi oleh perang Rusia-Ukraina. Ketegangan kedua negara itu, memicu harga minyak mentah melonjak hingga lebih dari US$ 100 per barel.

Kemudian, kata dia, juga dipicu oleh permintaan yang lebih rendah ke China karena dampak Covid-19.

"Hasilnya permintaan petrokimia, terutama poliolefin sangat rendah ke China," jelas dia.

Dengan tantangan yang berat itu, membuat beban pokok pendapatan meningkat 45 persen menjadi US$ 652.7 juta di kuartal I-2022, dari posisi US$450.8 juta pada kuartal I-2021.

Sebagian besar disebabkan harga bahan baku rata-rata yang lebih tinggi, yakni harga Naphtha sebesar US$ 856/T, dari posisi rata-rata US$534/T pada kuartal I-2021.

Lalu didukung kenaikan 66 persen harga minyak mentah jenis brent selama kuartal I-2022 menjadi US$ 101/bbl, dibanding harga rata-rata US$ 61/bbl pada kuartal pertama 2021.

baca juga

Semua goncangan itu, membuat posisi EBITDA perusahaan mengalami penurunan 83.6%, dari posisi US$ 146.7 juta di kuartal I-2021 menjadi US$ 24.1 juta pada kuartal I-2022.

Chandra Asri terus pertahanan neraca keuangan yang sehat dan kuat

Suryandi menegaskan, perusahaan bekerja keras akan mempertahanan neraca keuangan yang kuat, dengan posisi likuiditas sebesar US$ 2,550 juta, terdiri dari US$ 1,724 juta (kas dan setara kas), sebesar US$ 398 juta (surat berharga), dan sebesar US$ 428 juta (fasilitas kredit yang sudah dinyatakan komit).

"Fundamental yang kokoh menempatkan Chandra Asri pada posisi yang kuat untuk menavigasi melalui ketidakpastian yang sedang berlangsung dan untuk menangkap peluang yang muncul," jelas dia.

Lanjut dia mengatakan, dalam menjalankan kinerja bisnisnya, perusahaan akan terus fokus dalam mewujudkan 3 strategi utama, yaitu:

1. Pertumbuhan transformasional melalui proyek CAP2.
2. Keberlanjutan & ESG.
3. Transformasi Digital.

“Kami akan terus mempertahankan disiplin modal dengan kerangka kerja stage-gated untuk proyek CAP 2, seiring dengan progres kami dengan pragmatisme kehati-hatian yang seimbang mengingat volatilitas harga komoditas,” tutur dia.

Asal tahu saja, sebagai apresiasi perusahaan kepada pemegang saham, manajemen Chandra Asri mengusulkan rasio pembayaran dividen sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2021 atau setara US$ 76 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chandra Asri Komitmen Pada 3 Prinsip Ini Guna Mendongkrak Kinerja

Chandra Asri Komitmen Pada 3 Prinsip Ini Guna Mendongkrak Kinerja

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 08:33 WIB

Chandra Asri Gandeng Darwinbox untuk Transformasi Digital Fungsi SDM

Chandra Asri Gandeng Darwinbox untuk Transformasi Digital Fungsi SDM

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2022 | 15:47 WIB

Laba Chandra Asri Tembus 152 Juta Dolar AS di 2021

Laba Chandra Asri Tembus 152 Juta Dolar AS di 2021

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 15:57 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×