Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB
Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • IHSG turun 1,05% ke 5.382,18 pada Senin pukul 11.37 WIB.
  • Dasco mendorong Indonesia membuat dan menentukan rating bursa sendiri.
  • MSCI akan memutuskan klasifikasi pasar Indonesia paling lambat 30 Juni 2027.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lebih dari 1% pada perdagangan Senin (26/10/2026), di tengah sorotan terhadap rencana Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad untuk membuat dan menentukan rating pasar modal Indonesia sendiri di tengah ancaman penurunan status oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berdasarkan data Google Finance, Senin (26/10/2026), IHSG berada di level 5.382,18 pada pukul 11.37 WIB, turun 57,08 poin atau 1,05% dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.439,26. Indeks sempat menyentuh level terendah 5.349,75, sementara level tertinggi intraday tercatat di 5.453,65.

Pelemahan tersebut terjadi ketika pasar modal Indonesia menghadapi ketidakpastian terkait evaluasi MSCI yang berpotensi mengubah klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)

Di tengah tekanan tersebut, Dasco menyatakan keyakinannya terhadap fundamental pasar modal Indonesia. Dia mendorong pelaku pasar untuk bersatu agar Indonesia dapat menentukan penilaian terhadap pasarnya sendiri.

"Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri," ujar Dasco melalui unggahan media sosial Instagram, dikutip Senin (26/10/2026).

Dia juga menyerukan kekompakan seluruh pelaku pasar modal dalam menghadapi tantangan global.

"Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang!," tutupnya.

Namun, rencana menentukan rating sendiri belum menjawab persoalan utama yang menjadi perhatian MSCI, yakni tingkat investabilitas saham Indonesia. Isu tersebut mencakup transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi.

MSCI sebelumnya membuka konsultasi pasar terkait proposal reklasifikasi Indonesia. Perubahan status menjadi Standalone Market berisiko mengurangi keterlibatan saham Indonesia dalam indeks acuan global yang digunakan investor internasional untuk menentukan alokasi investasinya.

baca juga

Keputusan final mengenai klasifikasi pasar Indonesia dijadwalkan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027. Selama periode konsultasi, MSCI juga membuka kemungkinan menyampaikan pembaruan sementara berdasarkan masukan pelaku pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:10 WIB

OJK Respons Pernyataan Wakil Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

OJK Respons Pernyataan Wakil Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:44 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×