PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan

Iwan Supriyatna

Minggu, 01 Mei 2022 | 05:49 WIB
PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan
Chairman Group Jababeka, SD Darmono.

“Kalau biasanya justru mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang belajar ke berbagai kampus di luar negeri, PresUniv sebaliknya. Sejak awal kami justru sudah mendatangkan mahasiswa-mahasiswa asing untuk kuliah di PresUniv,“ tutur Darmono.

Itu sebabnya, lanjut dia, program perkuliahan di PresUniv diselenggarakan dengan bahasa Inggris. Lanjut Darmono,

“Pada waktu itu sekitar 75% mahasiswa yang kuliah di PresUniv justru mahasiswa asing. Mereka datang dari China, Vietnam dan beberapa negara lainnya.” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Darmono menegaskan bahwa sesuai UUD 1945, tugas PresUniv adalah mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan. Katanya, pendidikan berperan penting dalam mengatasi kesenjangan sosial.

“Di Indonesia, kesenjangan sosial bukan hanya terjadi pada kelompok the have and the have not, tetapi juga pada the know and the don’t know. Ada mereka yang mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dan ada yang tidak. Ini membuat kesenjangan sosial menjadi semakin lebar,” papar Darmono.

Untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, PresUniv memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Kalau dihitung-hitung sejak awal beroperasi, beasiswa yang diberikan PresUniv mungkin sudah mencapai Rp2 triliun. Memang tidak semuanya dalam bentuk tunai, tetapi ada yang in kind, seperti pemotongan biaya kuliah, biaya asrama, dan berbagai biaya lainnya.” ucapnya.

 "Oleh karena mengemban misi ikut mencerdaskan bangsa, PresUniv kami wakafkan untuk menjadi milik publik. Milik negara. Jadi, PresUniv adalah milik Presiden Republik Indonesia, siapapun presidennya.” Darmono menambahkan.

Dalam sambutannya pada acara Dies Natalis ke-20 tersebut, Prof. Chairy memaparkan sejumlah capaian PresUniv. Katanya, saat ini PresUniv mengelola empat fakultas dengan 16 program studi tingkat Sarjana (S1) dan dua program studi Pascasarjana.

baca juga

“Ke depan, kami sudah mendapat izin untuk membuka tiga program studi baru S1, yakni Agribisnis, Desain Interior dan Arsitektur. Dan, yang saat ini masih dalam proses mengurus perizinan adalah pembukaan Fakultas dan Program Studi Kedokteran,” papar Chairy. 

Untuk mendukung pembukaan Fakultas dan Program Studi Kedokteran, PresUniv berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran, Bandung. Sedang untuk rumah sakit, PresUniv menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi. Rabu (20/4) pekan lalu, PresUniv telah menandatangani Perjanjian Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, selalu pemilik RSUD Bekasi, untuk pengembangan sistem kesehatan akademik (Academic Health System atau AHS) di lingkungan Kabupaten Bekasi.  

Melalui AHS, PresUniv akan membangun ekosistem kolaborasi (collaborative ecosystem) dengan tiga stakeholders bidang kesehatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Mereka adalah seluruh penyedia layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Bekasi, seperti klinik-klinik, Puskesmas, RSUD Bekasi dan rumah sakit swasta lainnya; kalangan industri yang memiliki klinik sendiri, yang juga didukung oleh asuransi dan menerapkan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3; serta Fakultas dan Program Studi Kedokteran, PresUniv.  

Lanjut Chairy, saat ini PresUniv sudah terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Lalu, sebagian program studinya juga sudah terakreditasi A.

“Untuk itu kami akan tingkatkan lagi agar PresUniv dan program-program studinya bisa meraih akreditasi internasional,” kata Chairy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jababeka Bagikan 1.500 Paket Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri

Jababeka Bagikan 1.500 Paket Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri

Bisnis | Selasa, 26 April 2022 | 18:57 WIB

Bekerja Lebih dari 10 Tahun, Empat Karyawan PT Unilever Kena PHK, SPKEP SPSI: Harusnya Ada Forum Bipartit

Bekerja Lebih dari 10 Tahun, Empat Karyawan PT Unilever Kena PHK, SPKEP SPSI: Harusnya Ada Forum Bipartit

Bekaci | Selasa, 12 April 2022 | 15:09 WIB

Integrasi Antarmoda dari Stasiun Cikarang dengan Shuttle Bus Damri ke Kota Jababeka Permudah Akses Masyarakat

Integrasi Antarmoda dari Stasiun Cikarang dengan Shuttle Bus Damri ke Kota Jababeka Permudah Akses Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 02 April 2022 | 08:01 WIB

Terkini

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Video | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:42 WIB

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis Keluarga

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis Keluarga

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 14:39 WIB

Lipstik Wardah Colorfit untuk Kulit Sawo Matang, Harus Pilih Shade Mana?

Lipstik Wardah Colorfit untuk Kulit Sawo Matang, Harus Pilih Shade Mana?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:36 WIB

BRI Buka Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Bagi Nasabah Infinite Prioritas

BRI Buka Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Bagi Nasabah Infinite Prioritas

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 14:36 WIB

Ancam Turunkan 100 Ribu Buruh ke Jakarta, KSPSI Beri Tenggat hingga 30 September

Ancam Turunkan 100 Ribu Buruh ke Jakarta, KSPSI Beri Tenggat hingga 30 September

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:36 WIB

Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lapas Pascatemuan Fasilitas Mewah di Cibinong

Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lapas Pascatemuan Fasilitas Mewah di Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:34 WIB

×