facebook

Jumlah Wisatawan di Danau Kelimutu Hampir 15 ribu, Pengelola Akui Kewalahan

M Nurhadi
Jumlah Wisatawan di Danau Kelimutu Hampir 15 ribu, Pengelola Akui Kewalahan
Danau Kelimutu, Indonesia, salah satu danau kawah paling keren di dunia. (Shutterstock)

"Tahun lalu saat liburan Idul Fitri kami tidak buka kawasan wisata Danau Kelimutu karena terbentur dengan aturan PPKM," kata Hendrikus.

Suara.com - Total wisatawan yang mengunjungi Balai Taman Nasional Kelimutu atau Danau Tiga warna yang ada di kabupaten Ende pada libur lebaran kemarin mencapai 14.965 orang.

"Jumlah itu tercatat sejak tanggal 30 April hingga 8 Mei 2022," kata Kepala Balai TN Kelimutu Hendrikus Rani Siga SL saat dihubungi dari Kupang, Senin (9/5/2022).

Ia melanjutkan, jumlah kunjungan wisatawan ke danau tiga warna itu didominasi oleh wisatawan domestik. Sementara wisatawan mancanegara jumlahnya hanya mencapai 53 wisatawan.

Selain itu, menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan wisata itu pada Idul Fitri 1443 memang sangat membludak dibandingkan dengan Idul Fitri tahun 2021.

Baca Juga: Sepekan Libur Lebaran, Sebagian Pedagang di Teras Malioboro 2 Urung Rasakan Dampaknya

"Tahun lalu saat liburan Idul Fitri kami tidak buka kawasan wisata Danau Kelimutu karena terbentur dengan aturan PPKM," kata dia.

Ia mengatakan pula, wisatawan yang datang juga tidak hanya kelompok wisatawan mancanegara dan domestik, tetapi juga wisatawan dari grup pelajar.

Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, ia mengakui cukup kewalahan mengatur kunjungan wisatawan ke kawasan itu.

Saat liburan lebaran ujar dia walaupun sudah diterapkan pemesanan secara daring, tetapi wisatawan yang datang lebih banyak langsung memesan tiket di lokasi.

Sehingga, pihaknya menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai penumpukan wisatawan di kawasan wisata danau tiga warna itu.

Baca Juga: Jangan Malas-malasan! Ini 5 Cara Kembali Produktif setelah Libur Lebaran

Terkait penerapan protokol kesehatan selama liburan Lebaran di kawasan itu, ia mengatakan bahwa selalu mengimbau wisatawan untuk mentaati protokol kesehatan selama berwisata di kawasan itu.

Komentar