Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Dicky Prastya

Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB
Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya memastikan harga BBM tidak naik meski harga minyak dunia sempat mencapai $100 karena APBN sebagai peredam kejut.
  • Kenaikan harga BBM bersubsidi dikhawatirkan akan memperlambat ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat saat ini.
  • Pemerintah yakin APBN masih mampu menyerap gejolak harga minyak dunia yang bersifat fluktuatif saat ini.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan naik usai adanya penutupan Selat Hormuz dari konflik Amerika Serikat vs Iran dan sempat menyentuh harga 100 Dolar AS per barel.

"Belum, kita enggak akan naikin harga BBM," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).

Menkeu Purbaya menjelaskan kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku otoritas fiskal adalah membuat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebagai peredam kejut (shock absorber) dari gejolak global.

Apabila Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, maka itu berdampak ke perlambatan ekonomi hingga melemahkan daya beli masyarakat. Makanya Pemerintah akan menambalnya dengan APBN untuk saat ini.

"Jadi ketika harga minyak dunia naik kan, kalau kita naik kita pasti langsung, harga BBM langsung naik. Memperlambat ekonomi apa enggak? Mempengaruhi daya berdaya apa enggak? Pasti mempengaruhi, kan? Jadi di-absorb dulu oleh APBN, pemerintah. Jadi di luar enggak ada gejolak berarti kan sekarang? Karena pemerintah meng-absorb penaikan biayanya," beber dia.

Untuk saat ini Purbaya menilai APBN masih kuat menambal kenaikan harga minyak dunia yang sifatnya fluktuatif. Jika kenaikan sampai ke level tertinggi, Pemerintah pun harus siap menyesuaikan kebijakan.

Bahkan Purbaya percaya diri apabila harga minyak naik hingga 150 Dolar AS per barel seperti beberapa tahun lalu, ekonomi Indonesia masih tetap selamat.

"Kita pasti selamat, kita enggak akan hancur. Kenapa? Enggak akan lama 150 dolar AS, karena semuanya akan resesi. Habis itu jatuh dalam sekali," lanjutnya.

Bendahara Negara bercerita kalau kondisi harga minyak dunia sempat mencapai 150 Dolar AS per barel di tahun 2013. Namun setelahnya harga minyak kembali jatuh, bahkan ke level 15 Dolar AS per barel.

baca juga

Ia menyebut, penurunan harga itu terjadi karena perekonomian global juga tidak mampu menerima kenaikan harga yang terlalu tinggi. Akibatnya, banyak negara di dunia yang mengalami resesi ekonomi.

"Kalau resesi, lama baliknya. Jadi harusnya para juragan minyak juga ngerti akan itu. Dia nggak akan naik ke level yang terlalu tinggi yang menyebabkan resesi global. Kenapa? Akhirnya dia rugi banyak," paparnya.

"Kalau mereka (pengusaha minyak global) pintar, mereka enggak akan membiarkan harga minyak terlalu tinggi. Karena akibatnya akan merugikan mereka sendiri," tukas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Endus 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing, Segera Kejar Pengemplang Pajak

Purbaya Endus 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing, Segera Kejar Pengemplang Pajak

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:42 WIB

Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran Program Pemerintah Imbas Harga Minyak Naik, Tak Cuma MBG

Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran Program Pemerintah Imbas Harga Minyak Naik, Tak Cuma MBG

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:16 WIB

Purbaya Klaim Anggaran Masih Aman, Perppu Defisit APBN Belum Diperlukan

Purbaya Klaim Anggaran Masih Aman, Perppu Defisit APBN Belum Diperlukan

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:02 WIB

Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM

Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 18:27 WIB

Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM

Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 16:33 WIB

Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah

Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 16:10 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×