facebook

Digitalisasi Era Jokowi Dinilai Sukses Ciptakan UMKM Berkelas dan Menambah Geliat Ekonomi

Iwan Supriyatna
Digitalisasi Era Jokowi Dinilai Sukses Ciptakan UMKM Berkelas dan Menambah Geliat Ekonomi
Presiden Jokowi memberikan bantuan dan mengunjungi UMKM di Kawasan Terminal Sei Carang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Januari 2022 lalu. (suara.com/rico barino)

Kebijakan digitalisasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu membuat geliat perekonomian masyarakat bergerak lancar.

Suara.com - Kebijakan digitalisasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu membuat geliat perekonomian masyarakat bergerak lancar. Kehadirannya bahkan sukses mendorong terciptanya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Naik Kelas.

Hal itu diakui Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dia mengatakan dampak dari kebijakan digital yang digencarkan Jokowi begitu dirasakan masyarakat. Khususnya bagi masyarakat di daerah.

Dia menyampaikan melalui kebijakan Jokowi ini, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi meluncurkan Program UMKM Naik Kelas. Sebuah program, yang mewadahi pelaku UMKM untuk berdagang dengan memanfaatkan platform digital.

“Kami punya Program UMKM Naik Kelas, di sini kami mendorong UMKM untuk lebih masuk ke dalam dunia digital,” kata Ipuk ditulis Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: 6 Fakta Presiden Jokowi Izinkan Masyarakat Melepas Masker di Ruang Terbuka

Melalui UMKM Naik Kelas, tambah dia, para pelaku usaha dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan produk dagangan. Sehingga mampu memperbesar potensi dibeli sampai ke luar daerah.

“Baik dari segi produksi, pemasaran, promosi, semua kami dorong menggunakan konsep digital, dan ini luar biasa dampaknya,” kata Ipuk.

Dia mengatakan saat ini transformasi digital menjadi kunci dalam upaya menjaga konsistensi ekonomi. Sebab dia menilai hal demikian sudah tidak bisa lagi terhindarkan lantaran begitu pesatnya kemajuan teknologi.

“Ini juga sebagai bentuk menjalankan arahan dari Pak Presiden dan Pak Erick Thohir yang mengambil momen ini untuk mengajak seluruh daerah dapat melek digital,” jelas Ipuk.

Baca Juga: Petani Sawit di Singkawang Minta Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO, Maryanto Ungkap Segini Harga BTS di Malaysia

Komentar