facebook

Harga Minyak Goreng Curah di Sejumlah Daerah Menunjukkan Tren Penurunan

M Nurhadi
Harga Minyak Goreng Curah di Sejumlah Daerah Menunjukkan Tren Penurunan
Minyak goreng kemasan yang dijual di pasar tradisional. (Dok. Pribadi/Elen)

Salah satu lokasi yang mengalami kenaikan harga minyak goreng, yakni Medan dengan harga minyak goreng rata-rata Rp15.000-an dari Rp16.000-an per liter.

Suara.com - Harga minyak goreng curah diklaim menunjukkan tren penurunan meski hingga kini belum mencapai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter.

Salah satu lokasi yang mengalami kenaikan harga minyak goreng, yakni Medan dengan harga minyak goreng rata-rata Rp15.000-an dari Rp16.000-an per liter.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Barita Sihite, mengatakan, meski turun, tetapi harga minyak goreng curah di pasar Medan belum sesuai HET.

Secara rata-rata, harga minyak goreng curah masih Rp15.833 per liter.

Baca Juga: Sengkarut Minyak Goreng, Andre Rosiade: Para Oligarki Itu Jelas-jelas Melawan Kebijakan Pemerintah

Barita menyebutkan, ketersediaan minyak goreng curah di Sumut tercatat memadai untuk kebutuhan konsumen daerah itu.

Ketersediaan minyak goreng curah dan minyak goreng premium masing-masing 188.639,96 ton dan 282.961,36 ton.

Ketersediaan itu jauh di atas kebutuhan per hari sebanyak 1.645 ton dan 2.468 ton untuk minyak kemasan premium.

"Diyakini harga minyak goreng akan turun lagi, apa lagi ada kebijakan pemerintah soal ekspor CPO," katanya, Sabtu (22/5/2022).

Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya membantu menekan harga minyak goreng curah.

Baca Juga: Jokowi Kembali Buka Keran Ekspor Minyak Goreng, Bagaimana Stok DMO?

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Darma Sucipto, menyebutkan, kebijakan pemerintah soal ekspor CPO sudah mendorong kenaikan harga komoditas itu. 

Komentar