Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 17:08 WIB
Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!
Warga berbelanja kebutuhan pokok di salah satu swalayan di Jakarta, Rabu (16/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IKK Februari turun ke 125,2; sinyal daya beli masyarakat mulai melemah.
  • Keyakinan warga usia 41-50 tahun anjlok, beban ekonomi kian terasa.
  • Ekspektasi ekonomi masa depan merosot ke 134,4; warga mulai skeptis.

Suara.com - Kabar kurang sedap datang dari sektor konsumsi domestik. Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Februari 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda kelesuan dengan penurunan sebesar 1,8 poin menjadi 125,2, dibandingkan bulan sebelumnya yang bertengger di level 127.

Meski otoritas moneter berdalih angka tersebut masih berada di zona optimistis (di atas 100), tren penurunan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, "rem" konsumsi justru ditarik oleh kelompok masyarakat dengan pengeluaran besar dan usia produktif.

Penurunan IKK kali ini menyisakan catatan merah pada struktur pengeluaran masyarakat. Kelompok kelas atas dengan pengeluaran di atas Rp5 juta mengalami kejatuhan paling dalam, dari 134,3 melorot ke 129,2.

Tak hanya itu, kelompok "wong cilik" dengan pengeluaran Rp1—2 juta juga ikut tergerus ke level 113,3. Kondisi ini diperparah dengan ambruknya keyakinan di segmen usia produktif 41—50 tahun yang merosot tajam dari 125,8 ke 120,2.

Sinyal kewaspadaan makin menyala jika mengintip Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Masyarakat tampaknya mulai ragu menatap masa depan ekonomi enam bulan ke depan. IEK tercatat mengalami moderasi alias penurunan dari 138,8 pada Januari menjadi 134,4 pada Februari 2026.

Meskipun Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengklaim penurunan ini hanya "tipis" dan tidak mengubah gambaran umum, realitanya ekspektasi masyarakat terhadap prospek ekonomi justru sedang mendingin.

"Penurunan tersebut mencerminkan adanya sedikit penyesuaian ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan," tulis laporan tersebut, Senin (9/3/2026).

Jika tren penurunan ini terus berlanjut tanpa intervensi kebijakan yang tepat, bukan tidak mungkin roda ekonomi domestik yang selama ini ditopang konsumsi rumah tangga bakal melambat lebih cepat dari perkiraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran, Tradisi Baju Baru dan Tekanan Sosial Kelas Menengah

Lebaran, Tradisi Baju Baru dan Tekanan Sosial Kelas Menengah

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 15:45 WIB

Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:50 WIB

Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing

Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:24 WIB

Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC

Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:11 WIB

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:08 WIB

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:04 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:57 WIB

Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ

Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:41 WIB

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:37 WIB

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:29 WIB