facebook

Puji Keputusan Jokowi Buka Ekspor CPO, Petani Kelapa Sawit Harap Harga TBS Turun Rp3.500 per Kg

M Nurhadi
Puji Keputusan Jokowi Buka Ekspor CPO, Petani Kelapa Sawit Harap Harga TBS Turun Rp3.500 per Kg
Petani di Sambas menunjukkan TBS sawit. [Antara/Dedi]

"Kami berharap setelah kebijakan ini efektif berlaku, harga kembali membaik seperti sebelumnya," kata Kastabuna.

Suara.com - Keputusan Presiden Joko Widodo yang mencabut larangan ekspor minyak sawit mentah atau CPO dan minyak goreng dipuji oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Aceh Utara.

Disampaikan oleh Ketua Apkasindo Kabupaten Aceh Utara Kastabuna, apresiasi tersebut disampaikan atas respons Presiden terhadap keluhan para petani kelapa sawit terkait merosotnya harga komoditas tersebut.

"Kami berharap dengan dibukanya kembali kran ekspor CPO dan minyak goreng, maka harga tandan buah segar atau TBS sawit di Kabupaten Aceh Utara membaik," kata Kastabuna.

Berkaitan dengan harga TBS saat ini, Kastabuna mengatakan masih rendah meskipun pemerintah membuka kembali ekspor minyak mentah sawit dan minyak goreng pada Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Kunjungi Pasar Muntilan Bersama Iriana, Jokowi Bercanda Menawar Harga Sayur ke Pedagang

Menurut Kastabuna, harga TBS sawit tingkat pengepul masih pada kisaran Rp1.700 per kilogram. Sementara, di tingkat pabrik masih bertahan pada kisaran antara Rp2.050 hingga Rp2.065 per kilogram.

"Kondisi saat ini belum berdampak pada kebijakan pemerintah mencabut larangan ekspor CPO. Kami berharap setelah kebijakan ini efektif berlaku, harga kembali membaik seperti sebelumnya," kata Kastabuna.

Kastabuna memprediksi harga TBS sawit akan mengalami kenaikan beberapa hari mendatang dengan dibukanya kembali kran ekspor CPO dan minyak goreng.

"Kami berharap harga TBS bisa normal kembali yakni pada kisaran Rp3.500 per kilogram seperti harga sebelum pemerintah melarang ekspor CPO," pungkas dia.

Baca Juga: Pemerintah Cabut Larangan Ekspor CPO, Eksportir di Sumsel Siap Rebut Pasar Luar Negeri

Komentar