Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Penumpang KRL Keluhkan Waktu Tempuh yang Jadi Lebih Lama

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 30 Mei 2022 | 15:00 WIB
Penumpang KRL Keluhkan Waktu Tempuh yang Jadi Lebih Lama
Penumpang kereta api argo parahyangan tiba di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Suara.com - Banyak penumpang merasa kebingungan terkait penerapan pola operasi kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line khususnya rute dari Bogor. Pasalnya, penumpang harus transit di Stasiun Manggarai terlebih dahulu untuk menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.

Menurut, salah satu penumpang KRL Sheila (34) menyebut dengan pola operasi KRL yang baru dari Bogor ini membuat waktu tempuh menjadi lama. Karena, jelas dia, membutuhkan waktu untuk transit dan berganti peron.

Belum lagi, kata dia, penumpang juga harus menunggu kereta yang menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.

Wanita yang bekerja di kawasan Sudirman ini juga mengatakan, dirinya harus berangkat dari awal agar KRL tidak penuh dan tidak terlambat ke kantor.

"Tentu saja waktu tempuh akan lebih lama. Pengguna harus turun dan berlarian berpindah peron di Stasiun Manggarai. Sudah pasti akan terjadi penumpukan di Manggarai karena hampir semua rute akan singgah di sini," ujarnya saat ditemui Suara.com di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (30/3/2022).

Sheila berharap, operator KRL yaitu PT KAI Commuter Indonesia bisa mengembalikan pola operasional KRL dari Bogor seperti biasa, misalnya mengembalikan rute Bogor-Jatinegara dan Bogor Duri-Angke.

"Kembali pada pola operasi semula. Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Tanah Abang seharusnya tetap ada. Kebijakan baru ini sangat menyusahkan pengguna," ucap dia.

Berbeda dengan Sheila, penumpang KRL lainnya Chandra (41) menilai pola operasi ini tidak jadi masalah bagi dirinya. Sebab, kata dia, pola operasi ini jadi fleksibel dan tidak membuat waktu tempuh menjadi lama.

Namun demikian, Chandra mengaku masih merasakan kereta yang tertahan dan berhenti menuju stasiun Pasar Minggu. Akan tetapi, ia tetap menyetujui kembali adanya rute Bogor dan Sudirman dan lainnya.

baca juga

"Kan penumpang asal Bogor-Depok banyak yang butuh untuk berhenti di Sudirman-Karet-Tanabang, maka idealnya tetap ada rute tersebut dari Bogor. Atau siapkan KRL yang memang khusus berjalan dari Manggarai menuju Kampung Bandan, agar penumpang transit Bogor tak perlu menunggu KRL asal Bekasi," pungkas Chandra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL

Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 14:50 WIB

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

News | Senin, 30 Mei 2022 | 13:18 WIB

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

News | Senin, 30 Mei 2022 | 12:06 WIB

Terkini

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:03 WIB

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:45 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB