Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Tesla Batal Bangun Pabrik di India Akibat Pajak Tinggi, Pindah ke Indonesia?

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2022 | 13:54 WIB
Tesla Batal Bangun Pabrik di India Akibat Pajak Tinggi, Pindah ke Indonesia?
Tesla Model Y dalam seremoni pembukaan Tesla Gigafactory di Gruenheide, Jerman (22/3/2022) [Reuters/Pool/Patrick Pleul via ANTARA].

Suara.com - Pendiri Tesla, Elon Musk memastikan, perusahan miliknya tersebut tidak akan membangun pabrik di India kecuali jika pihaknya memperoleh izin untuk dapat menjual dan membuka pelayanan mobilnya di negara tersebut.

Sebelumnya dikabarkan, Tesla memang berminat masuk pasar India, namun pajak tinggi yang diterapkan kepada mobil impor yang harganya lebih dari 40.000 dolar AS (Rp581,8 juta) membuat mereka menurunkan minat.

Musk telah mendorong pemerintah India untuk menawarkan keringanan pajak sehingga dapat mengimpor mobil dari pabriknya di Amerika Serikat dan China.

Namun, India tidak bersedia menawarkan keringanan pajak kecuali Tesla berkomitmen membangun pabrik di negara tersebut.

“Tesla tidak akan menempatkan pabrik di lokasi mana pun di mana kami tidak diizinkan terlebih dahulu untuk menjual dan membuka pelayanan mobil,” cuit Musk belum lama ini di Twitter, menanggapi pertanyaan seorang pengguna soal masa depan Tesla di India.

Secara terpisah, Menteri Transportasi Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari mengatakan, Tesla dapat membangun pabrik di negara tersebut. Ia juga mengatakan pihaknya juga tidak memiliki masalah dengan Tesla.

“Vendor tersedia, kami menawarkan semua jenis teknologi dan karena itu, Musk dapat mengurangi biaya. India adalah pasar yang besar dan menawarkan peluang ekspor yang baik juga. Musk dapat mengekspor mobil Tesla dari India,” katanya menurut Tribune India.

Musk pertama kali menyatakan minatnya untuk memproduksi kendaraan Tesla di India pada tahun 2020 tetapi setelah dua tahun pembicaraan, tidak ada kesepakatan yang dapat dicapai.

Pemerintah India secara khusus menentang gagasan Tesla mengimpor kendaraan buatan China ke negara itu.

“Dia (Musk) diterima di India. Kami tidak ada masalah, tapi misalkan dia ingin pabrik China menjual mobil di India, itu tidak bisa menjadi proposisi yang bagus untuk India,” tambah Gadkari dalam sebuah acara pada April.

Sementara, beberapa saat lalu, Indonesia menawarkan kerja sama dengan Elon Musk terkait proyek energi ramah lingkungan. Bahkan, Presiden Joko Widodo diundang langsung untuk datang ke markas Tesla. 

Namun demikian belum diketahui langkah selanjutnya terkait investasi Tesla di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Konfirmasi Tesla Tidak Membangun Pabrik di India

Elon Musk Konfirmasi Tesla Tidak Membangun Pabrik di India

Otomotif | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:11 WIB

The Best 5 Oto: Nonton Hyundai X BTS di Metaverse Zepeto, Stellantis-Toyota Kerjakan LCV, Helm Bermotor Antibau

The Best 5 Oto: Nonton Hyundai X BTS di Metaverse Zepeto, Stellantis-Toyota Kerjakan LCV, Helm Bermotor Antibau

Otomotif | Rabu, 01 Juni 2022 | 09:50 WIB

Dealer Volkswagen Beli Tesla Bekas untuk Dijual Lagi Dengan Harga Tinggi

Dealer Volkswagen Beli Tesla Bekas untuk Dijual Lagi Dengan Harga Tinggi

Otomotif | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:38 WIB

Tata Motors Daftarkan Hak Paten Teknologi dan Bakal Membuat Pabrik Baterai

Tata Motors Daftarkan Hak Paten Teknologi dan Bakal Membuat Pabrik Baterai

Otomotif | Senin, 30 Mei 2022 | 19:52 WIB

Elon Musk Punya Gaji CEO Tertinggi di Dunia, Ini Daftarnya

Elon Musk Punya Gaji CEO Tertinggi di Dunia, Ini Daftarnya

Tekno | Senin, 30 Mei 2022 | 14:53 WIB

Elon Musk Kedapatan Komentari Perseteruan Amber Heard dan Johnny Depp di Twitter: Berharap Move On

Elon Musk Kedapatan Komentari Perseteruan Amber Heard dan Johnny Depp di Twitter: Berharap Move On

Batam | Senin, 30 Mei 2022 | 14:30 WIB

Terkini

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB