Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Digitalisasi di Industri Transportasi Mutlak Dilakukan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:31 WIB
Digitalisasi di Industri Transportasi Mutlak Dilakukan
Ilustrasi Bus Transportasi Umum (pixabay)

Suara.com - Perkembangan penerapan digitalisasi di industri transportasi menjadi keharusan di Indonesia. Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa digitalisasi harus dilakukan. Karena digitalisasi yang akan mempercepat dan mempermudah aktivitas masyarakat ke depannya.

Namun, menurut Trubus, selama ini sistem digitalisasi kurang sosialisasi dan edukasi masyarakat. Karena itulah masih banyak masyarakat yang bingung terkait digitalisasi ini, terlebih ketika digitalisasi terkait pembelian tiket transportasi.

Sebagai contoh, digitalisasi di industri penyeberangan laut. Menurut dia, digitalisasi sudah harus diterapkan dan layanan harus ditingkatkan.

“Angkutan orang dan barang dipisah. Misalnya untuk angkutan orang fokus di Merak dan Bakauheni, sedangkan untuk barang di Tanjung Priok dan Pelabuhan Panjang,” katanya.

Contoh lainnya, penerapan digitalisasi terbaru adalah kebijakan Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa berhenti. Nantinya, masyarakat tak akan lagi repot-repot mengeluarkan kartu elektronik ketika memasuki atau keluar dari gerbang tol.

Transaksi menggunakan kartu elektronik tersebut kabarnya harus memakan waktu 10 detik per mobil. Dengan adanya teknologi MLFF, waktu tunggu menjadi 4 detik.

Saat ini sistem digitalisasi sudah mulai terintegrasi dengan moda lain, namun masih banyak kelemahannya.

Menurut pengamat transportasi Djoko Setiawarno, penguatan pengelolaan tiket online harus didukung semua pihak agar ke depannya masyarakat semakin dimudahkan.

Kata dia, sudah selayaknya layanan transportasi serbadigital karena demand pasar dan kebutuhan masyarakat cukup tinggi. Kereta Api Indonesia atau KAI sudah memulai sejak beberapa tahun lalu, kemudian Garuda Indonesia, dan ASDP melalui Ferizy. Semua industri sudah bergerak ke arah sana.

"Ini merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari, sebab dengan perkembangan zaman dan teknologi yang sangat pesat, metode pembayaran pun dalam sistem transportasi pun mengalami berbagai inovasi,” katanya.

Salah satu yang saat ini mulai digunakan oleh masyarakat adalah cashless. Cashless mengacu pada pembayaran yang berbentuk digital dengan menggunakan E Wallet atau kartu.

Penggunaan sistem cashless sudah meningkat di masyarakat yang memberikan beberapa manfaat untuk pelaku maupun negara. Bagi individu, cashlesss sangat nyaman digunakan serta praktis.

“Masyarakat tidak perlu lagi repot-repot membawa banyak uang tunai sehingga bisa meminimalisir risiko. Cashless juga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi di luar negeri tanpa perlu lagi membawa uang tunai karena sebagian besar transaksi di luar negeri pun sudah menganut sistem pembayaran cashless," papar Djoko.

Selain itu, sistem cashless juga memungkinkan pengguna atau calon penumpang untuk melihat riwayat transaksi yang dilakukan. Hal ini dapat memberi manfaat untuk bagi instansi mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel.

"Meminimalisir terjadinya kecurangan, mempercepat pembayaran, mempermudah calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket perjalanan,meringankan beban,"paparnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Petinggi PT Meraseti Transportasi

Usut Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Petinggi PT Meraseti Transportasi

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 19:29 WIB

Berbalik Untung, Emiten Pelayaran Humpuss Intermoda Raih Laba Bersih Rp48,21 Miliar di Kuartal I 2022

Berbalik Untung, Emiten Pelayaran Humpuss Intermoda Raih Laba Bersih Rp48,21 Miliar di Kuartal I 2022

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 18:25 WIB

Dapat Pinjaman Rp3,2 Triliun, Kemenhub Berniat Bangun Angkutan Massal Seperti TransJakarta di Bandung dan Medan

Dapat Pinjaman Rp3,2 Triliun, Kemenhub Berniat Bangun Angkutan Massal Seperti TransJakarta di Bandung dan Medan

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 19:09 WIB

Terkini

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB