Digitalisasi di Industri Transportasi Mutlak Dilakukan

Iwan Supriyatna

Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:31 WIB
Digitalisasi di Industri Transportasi Mutlak Dilakukan
Ilustrasi Bus Transportasi Umum (pixabay)

Suara.com - Perkembangan penerapan digitalisasi di industri transportasi menjadi keharusan di Indonesia. Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa digitalisasi harus dilakukan. Karena digitalisasi yang akan mempercepat dan mempermudah aktivitas masyarakat ke depannya.

Namun, menurut Trubus, selama ini sistem digitalisasi kurang sosialisasi dan edukasi masyarakat. Karena itulah masih banyak masyarakat yang bingung terkait digitalisasi ini, terlebih ketika digitalisasi terkait pembelian tiket transportasi.

Sebagai contoh, digitalisasi di industri penyeberangan laut. Menurut dia, digitalisasi sudah harus diterapkan dan layanan harus ditingkatkan.

“Angkutan orang dan barang dipisah. Misalnya untuk angkutan orang fokus di Merak dan Bakauheni, sedangkan untuk barang di Tanjung Priok dan Pelabuhan Panjang,” katanya.

Contoh lainnya, penerapan digitalisasi terbaru adalah kebijakan Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa berhenti. Nantinya, masyarakat tak akan lagi repot-repot mengeluarkan kartu elektronik ketika memasuki atau keluar dari gerbang tol.

Transaksi menggunakan kartu elektronik tersebut kabarnya harus memakan waktu 10 detik per mobil. Dengan adanya teknologi MLFF, waktu tunggu menjadi 4 detik.

Saat ini sistem digitalisasi sudah mulai terintegrasi dengan moda lain, namun masih banyak kelemahannya.

Menurut pengamat transportasi Djoko Setiawarno, penguatan pengelolaan tiket online harus didukung semua pihak agar ke depannya masyarakat semakin dimudahkan.

Kata dia, sudah selayaknya layanan transportasi serbadigital karena demand pasar dan kebutuhan masyarakat cukup tinggi. Kereta Api Indonesia atau KAI sudah memulai sejak beberapa tahun lalu, kemudian Garuda Indonesia, dan ASDP melalui Ferizy. Semua industri sudah bergerak ke arah sana.

baca juga

"Ini merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari, sebab dengan perkembangan zaman dan teknologi yang sangat pesat, metode pembayaran pun dalam sistem transportasi pun mengalami berbagai inovasi,” katanya.

Salah satu yang saat ini mulai digunakan oleh masyarakat adalah cashless. Cashless mengacu pada pembayaran yang berbentuk digital dengan menggunakan E Wallet atau kartu.

Penggunaan sistem cashless sudah meningkat di masyarakat yang memberikan beberapa manfaat untuk pelaku maupun negara. Bagi individu, cashlesss sangat nyaman digunakan serta praktis.

“Masyarakat tidak perlu lagi repot-repot membawa banyak uang tunai sehingga bisa meminimalisir risiko. Cashless juga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi di luar negeri tanpa perlu lagi membawa uang tunai karena sebagian besar transaksi di luar negeri pun sudah menganut sistem pembayaran cashless," papar Djoko.

Selain itu, sistem cashless juga memungkinkan pengguna atau calon penumpang untuk melihat riwayat transaksi yang dilakukan. Hal ini dapat memberi manfaat untuk bagi instansi mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel.

"Meminimalisir terjadinya kecurangan, mempercepat pembayaran, mempermudah calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket perjalanan,meringankan beban,"paparnya lagi.

Selain itu, manfaat cahsless ini tidak hanya untuk individu, cashless juga memiliki manfaat untuk negara. Sebab dengan pembayaran cashless maka koleksi pajak negara akan meningkat secara signifikan.

Djoko menjelaskan, terdapat faktor-faktor yang memunculkan sistem pembayaran cashless seperti biaya penerbitan, perawatan, dan distribusi. Selain itu ada pula faktor kesadaran akan potensi kecurangan dan kejahatan yang semakin marak. Kejahatan yang dimaksud bisa diakibatkan karena uang fisik seperti beredarnya uang palsu.

Keberadaan cashless juga mempermudah tugas pemerintah dalam mengelola dan mengawasi transaksi dari kegiatan ekonomi masyarakatnya. Terlebih, laporan-laporan transaksi dan perdagangan ekonomi bisa diakses dengan menggunakan laporan elektronik.

Transaksi dengan menggunakan sistem cashless tidak melibatkan perpindahan uang secara fisik, sehingga hal ini akan mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi dan kolusi di antara pihak-pihak yang melakukan transaksi.
Terutama transaksi yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti transportasi.

Sehingga, sistem cashless menjadi sangat penting dan perlu didukung banyak pihak. Sistem tersebut sudah dilakukan di semua bisnis transportasi di bawah BUMN. Penerbangan, penyeberangan, dan jalan tol.

Walaupun di industri transportasi penyebrangan laut implementasinya dilakukan jauh setelah industri penerbangan dan jalan tol, namun hal tersebut perlu diapresiasi.

“Ke depannya, yang harus diperhatikan untuk cashless ini, di angkutan kapal penyeberangan harus ada sinergi antara penjuakan tiket dengan jadwal kapal, sehingga ASDP akan semakin kuat,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Petinggi PT Meraseti Transportasi

Usut Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Petinggi PT Meraseti Transportasi

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 19:29 WIB

Berbalik Untung, Emiten Pelayaran Humpuss Intermoda Raih Laba Bersih Rp48,21 Miliar di Kuartal I 2022

Berbalik Untung, Emiten Pelayaran Humpuss Intermoda Raih Laba Bersih Rp48,21 Miliar di Kuartal I 2022

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 18:25 WIB

Dapat Pinjaman Rp3,2 Triliun, Kemenhub Berniat Bangun Angkutan Massal Seperti TransJakarta di Bandung dan Medan

Dapat Pinjaman Rp3,2 Triliun, Kemenhub Berniat Bangun Angkutan Massal Seperti TransJakarta di Bandung dan Medan

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

×