Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka melemah ke zona merah.
Mengutip data RTI, Senin (6/6/2022), IHSG dibuka ke posisi 7.163 dengan turun 19 basis poin atau melemah 0,28 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG terus merangkak turun hingga ke posisi 7.162 atau melemah 0,28 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun 4,6 basis poin atau melemah 0,45 persen menuju level 1.038.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 114 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp130 miliar dan volume transaksi mencapai 12 ribu kali.
Sebanyak 116 saham menguat, 58 saham melemah dan 220 saham belum ditransaksikan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpotensi tertekan. Tetapi, momentum ini bisa dimanfaatkan investor untuk mengoleksi saham beberapa emiten saat harga turun.
"IHSG terlihat masih akan terkonsolidasi wajar dengan potensi tekanan terbatas yang masih akan membayangi dalam jangka pendek, namun peluang melakukan akumulasi pembelian justru dapat dimanfaatkan investor saat terjadi koreksi," ungkap William.
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 7.002 dan resistance 7.191.
Dia merekomendasikan sejumlah saham, yakni HMSP, UNVR, KLBF, ASRI, PWON, HMSP, TBIG, JSMR, dan EXCL.