PresUniv Gelar ICFBE 2022, Kupas Peluang Bisnis Pasca Pandemi

Iwan Supriyatna

Senin, 06 Juni 2022 | 12:02 WIB
PresUniv Gelar ICFBE 2022, Kupas Peluang Bisnis Pasca Pandemi
International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE).

Menurut Adhi S. Lukman, yang menjadi pembicara dalam ajang ini, memaparkan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya tren perubahan perilaku konsumen.

Ungkapnya, banyak konsumen saat ini lebih memperhatikan tentang asal produk, kemasan, keamanan makanan, lebih menyukai home delivery, dan makanan yang meningkatkan imunitas.

“Mereka mengurangi jajanan pinggir jalan,” ucap Adhi.

Ia juga memaparkan berkembangnya tren baru, yakni plant-based food atau makanan yang berasal dari sumber-sumber nabati.

“Itulah tren terbaru di industri makanan dan minuman. Masyarakat kelas menengah ke atas cenderung memilih makanan yang lebih sehat dan kebanyakan untuk diet. Ini menjadi kesempatan bagi pelaku bisnis makanan dan minuman untuk melakukan inovasi agar dapat menyajikan makanan yang lebih sehat.” kata Adhi.

Untuk mengantisipasi perubahan tren tersebut, lanjut Adhi, para pelaku bisnis membutuhkan dukungan dalam bentuk kebijakan dan peraturan, termasuk inovasi dan teknologi, human capital yang kompeten, memiliki kemampuan yang mumpuni, dan dapat diandalkan.

“Kami juga memerlukan dukungan pemerintah dalam hal infrastruktur dan logistik,” tegasnya.

Isu lain yang dibahas dalam konferensi internasional kali ini adalah dampak pandemi terhadap wanita dan entrepreneurship. Andrea North-Samardzic memaparkan hasil risetnya. Kata North-Samardzic, pandemi lebih berdampak kepada wanita ketimbang pria.

“Namun, ini justru membuat wanita memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan melatih ketahanan asalkan mereka mampu melihat hal itu sebagai tantangan dan peluang,” tegas dia.

baca juga

Isu Entrepreneurship dan Family Business

Sementara terkait isu entrepreneurship, Gerard H. Dericks, memberikan beberapa tips untuk menjadi pengusaha yang sukses.

“Cobalah untuk menemukan hal yang dapat kita nikmati saat kita melakukannya. Lalu, lakukan usaha lebih yang lebih keras.” katanya.

Bagi para profesional yang ingin merintis karier sebagai pengusaha, Dericks menyarankan, fokuslah pada satu bisnis lebih dahulu dalam suatu waktu.

“Berhentilah bekerja sebagai profesional jika pendapatan dari wirausahanya sudah tiga kali lipat dari gajinya sebagai karyawan,” tegas Dericks.

Pada sesi entrepreneurship, Neil Towers memaparkan perlunya mendorong lebih banyak lagi pebisnis baru yang lahir dari lingkungan kampus. Towers juga menjelaskan tentang program Growing Indonesia – a Triangular Approach (GITA) yang sedang dikerjakannya. GITA, papar Towers, adalah sebuah konsorsium yang melibatkan tujuh perguruan tinggi dari Indonesia dan empat dari Eropa.

Pendekatan triangular yang diterapkan GITA mencakup pengembangan hubungan kerja sama yang efektif antara perguruan tinggi dan perusahaan, menanamkan jiwa kewirausahaan pada seluruh pemangku kepentingan di universitas, serta membangun perusahaan baru dari ide-ide dan inovasi yang berkontribusi pada ekonomi lokal maupun daerah.

“Ini dilakukan melalui growth hub yang didirikan kampus,” ungkap Towers.

Salah satu bentuk growth hub tersebut adalah SetSail BizAcell, sebuah inkubator bisnis yang didirikan pada tahun 2018 oleh PresUniv.

Pada sesi yang membahas tentang family business, baik Jacob Donald Tan maupun Anton Wachidin Widjaja sepakat bahwa bisnis keluarga perlu dikelola secara sistematis dan memiliki nilai serta aturan tersendiri. Kata Jacob, tradisi atau nilai adalah elemen dasar untuk umur panjang dan kesuksesan bisnis keluarga.

“Perlu ada nilai yang tertulis, karena itu berhubungan erat dengan kesuksesan. Ini juga bisa menjadi konstitusi keluarga. Mewujudkannya tidak mudah, tapi itu merupakan ajang rekonsiliasi dalam memelihara hubungan, menjaga harmoni dan sekaligus meningkatkan dinamika dalam bisnis keluarga,” tegas Jacob.

Konferensi ditutup oleh Suresh Kumar, Ketua Pelaksana ICFBE 2022. Ia melaporkan, selama Juni 2022 ada 115 konferensi internasional di Bali. Dengan begitu banyaknya konferensi internasional, bahwa ICFBE 2022 masih berhasil mendapatkan 134 makalah. Ia juga mengungkapkan bahwa untuk tahun 2023, ICFBE akan diselenggarakan di Hanoi, Vietnam. Semua peserta diundang untuk kembali berpartisipasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan

PresUniv: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jembatani Kesenjangan

Bisnis | Minggu, 01 Mei 2022 | 05:49 WIB

Peringkat UI GreenMetric PresUniv Naik ke Posisi 61

Peringkat UI GreenMetric PresUniv Naik ke Posisi 61

Bisnis | Selasa, 22 Maret 2022 | 10:15 WIB

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 10:19 WIB

Terkini

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

×