Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Minyak Dunia Kembali Melesat Karena Pasokan yang Ketat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 Juni 2022 | 06:33 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Melesat Karena Pasokan yang Ketat
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia naik lebih dari USD3 per barel pada akhir pekan lalu didukung oleh pasokan yang ketat.

Mengutip CNBC, Senin (27/6/2022) minyak mentah Brent ditutup naik USD3,07, atau 2,8 persen ke harga USD113,12 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik USD 3,35, atau 3,2 persen menjadi USD 107,62.

Federal Reserve AS "berbicara sangat hawkish yang merusak reli minyak, tetapi sentimen sedikit berubah terutama pada data ekonomi yang kuat," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York.

Pada hari Kamis, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan fokus bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Pernyataan Powell menambah kekhawatiran tentang lebih banyak kenaikan suku bunga.

Sebuah survei pada hari akhir pekan lalu menunjukkan sentimen konsumen AS mencapai rekor terendah pada bulan Juni bahkan ketika prospek inflasi sedikit membaik.

Invasi Rusia ke Ukraina memperburuk pasokan yang ketat tahun ini tepat ketika permintaan telah pulih dari pandemi COVID, dan minyak mendekati level tertinggi sepanjang masa di harga USD147 yang dicapai pada 2008.

Minyak mentah telah mendapatkan dukungan dari penutupan produksi anggota OPEC Libya karena kerusuhan. Pada hari Kamis, menteri perminyakan Libya mengatakan ketua National Oil Corporation menahan data produksi.

Hal ini meningkatkan keraguan atas angka yang dikeluarkan minggu lalu.

Stephen Brennock analis dari PVM mengatakan kekhawatiran resesi mendominasi sentimen, namun "konsensus masih tetap bahwa pasar minyak akan melihat permintaan yang tinggi dan pasokan yang ketat selama bulan-bulan musim panas, sehingga membatasi penurunan."

baca juga

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu pada 30 Juni dan diperkirakan akan tetap berpegang pada rencana untuk hanya sedikit mempercepat kenaikan produksi minyak pada Juli dan Agustus.

Perusahaan energi AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam untuk minggu kedua berturut-turut dalam rekor kenaikan 23 bulan berturut-turut. Penambahan rig tersebut seiring harga minyak mentah yang tinggi dan dorongan oleh pemerintah mendukung pengebor untuk kembali ke sumur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Turun Jadi 110 Dolar AS/Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Turun Jadi 110 Dolar AS/Barel

Bisnis | Jum'at, 24 Juni 2022 | 07:21 WIB

Ancaman Perlambatan Ekonomi Membuat Harga Minyak Dunia Melesat

Ancaman Perlambatan Ekonomi Membuat Harga Minyak Dunia Melesat

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2022 | 07:30 WIB

Usai Naik Beberapa Hari, Harga Minyak Kini Anjlok 6 Persen

Usai Naik Beberapa Hari, Harga Minyak Kini Anjlok 6 Persen

Bisnis | Senin, 20 Juni 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

×