Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Emak-emak Beli Cabai Rp5 Ribu Cuma Dapat 8 Biji, Publik Malah Bingung

M Nurhadi

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:19 WIB
Emak-emak Beli Cabai Rp5 Ribu Cuma Dapat 8 Biji, Publik Malah Bingung
Viral Ibu-ibu protes beli cabai Rp 5 Ribu cuma dapat 8 biji (twitter).

Suara.com - Harga cabai yang mulai “pedas” viral di media sosial. Di Twitter, harga cabai yang naik terus menjadi sambatan para netizen. Mereka mempertanyakan penyebab harga cabai naik tajam. Pengguna Twitter @TutiPufi mengeluhkan hanya memperoleh sedikit cabai dengan uang Rp5.000. Dia menulis “Beli cabe rawit, Rp 5.000 diwarung tetangga. Dapetnya segini. Yg bilang Indonesia baik-baik aja adalah orang sinting.” Dalam postingan itu, @TutiPufi menyertakan gambar delapan biji cabai rawit merah. 

Saat ini di Jakarta harga cabai mencapai Rp120.000 per kg. Di daerah-daerah lain seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah harga cabai menyentuh Rp100.000. Sebelum menyentuh harga tersebut, harga cabai naik signifikan sejak awal tahun mulai dari Rp40.000 per kg hingga menjadi Rp85.000 per kg. 

Pertanyaan mengenai harga cabai naik terus ini sempat dijawab oleh Muhammad Lutfi pada tiga pekan lalu. Saat itu Lutfi masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan sebelum digantikan oleh Zulkifli Hasan.

Di gedung DPR dia berujar bahwa panen cabai sedang terganggu sehingga harganya menjadi mahal. Gangguan panen ini disebabkan oleh lahan yang basah. 

Permasalahan lahan ini membuat petani mengalami gangguan panen sehingga pasokan cabai kepada pedagang berkurang. Pedagang kemudian juga mengurangi pembelian pada pengepul karena daya beli masyarakat terhadap cabai berkurang. 

Tak sampai di situ, lahan basah juga membuat kemungkinan tanaman terserang hama dan penyakit semakin besar. Kondisi ini memaksa para petani menambah biaya produksi untuk membeli pupuk dan obat hama sehingga terhindar dari gagal panen. 

Namun demikian, tidak sedikit warganet yang turut mengkritik unggahan viral tersebut. Pasalnya, salah seorang warganet mengaku mendapatkan cabai cukup banyak saat ia beli di pasar.

"Beli di pasar, jangan di toko atau warung," tulis netizen terkait.

Ekonom Centre of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendi Manilet, menyebutkan kelangkaan pasokan cabai terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

baca juga

Ditambah lagi, masalah distribusi dan sentra produksi cabai yang terjadi di sejumlah titik juga turut mempengaruhi harga cabai. Kenaikan ini juga memperlihatkan adalanya missing link dari data pangan yang dimiliki oleh pemerintah dengan ketersediaan pangan strategis.

"Seharusnya momentum meningkatnya harga cabai dan beberapa pangan strategis perlu mendorong pemerintah untuk melakukan konsolidasi terkait ketersediaan data pangan yang dimiliki oleh pemerintah," ujar Yusuf. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Warga Ogah Angkat Jemuran Tetangga yang Diguyur Hujan, Sikap Orangnya Bikin Warganet Terbelah

Heboh Warga Ogah Angkat Jemuran Tetangga yang Diguyur Hujan, Sikap Orangnya Bikin Warganet Terbelah

Surakarta | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:11 WIB

Menghibur Pelanggan, Pelayan Resto Ini Malah Ngelawak di Depan Customer

Menghibur Pelanggan, Pelayan Resto Ini Malah Ngelawak di Depan Customer

Jogja | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:11 WIB

Salat Subuh di Masjid Ini, Jemaah Bernama Muhammad dan Maryam Bakal Dapat Hadiah

Salat Subuh di Masjid Ini, Jemaah Bernama Muhammad dan Maryam Bakal Dapat Hadiah

Sumut | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:10 WIB

Viral, Ibu Ini Keluhkan Beli Cabai Rp 5 Ribu Cuma Dapat 8 Biji: yang Bilang Indonesia Baik-Baik Aja Adalah Orang Sinting

Viral, Ibu Ini Keluhkan Beli Cabai Rp 5 Ribu Cuma Dapat 8 Biji: yang Bilang Indonesia Baik-Baik Aja Adalah Orang Sinting

Kalbar | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:07 WIB

Kembali ke Korea Setelah Lama Beraktivitas di China, Nama Ten WayV Viral

Kembali ke Korea Setelah Lama Beraktivitas di China, Nama Ten WayV Viral

Your Say | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:02 WIB

Viral Penumpang Protes Gara-gara MRT Kelewat Berisik dan Ramai, Justru Jadi Perdebatan Warganet

Viral Penumpang Protes Gara-gara MRT Kelewat Berisik dan Ramai, Justru Jadi Perdebatan Warganet

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:17 WIB

Terkini

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:29 WIB

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:20 WIB

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:10 WIB

×