Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

RI Butuh Rp 3.461 Triliun untuk Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani: Itu Duit Beneran

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:47 WIB
RI Butuh Rp 3.461 Triliun untuk Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani: Itu Duit Beneran
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan anggaran yang dibutuhkan Indonesia untuk menurunkan emisi karbon atau CO2 sebesar Rp3.461 triliun sampai 2030.

"Kebutuhan total kita itu butuh Rp3.461 triliun, itu duit beneran," kata Sri Mulyani dalam acara Kongres Kehutanan Indonesia VII secara daring, Selasa (28/6/2022).

Menurutnya, perhitungan tersebut berdasarkan data terbaru dari target Nationally Determined Contributions (NDC) hingga 2030, bahwa kebutuhan biaya Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi karbon adalah sebesar Rp3.779 triliun atau Rp343,6 triliun per tahunnya pada 2020 sampai 2030.

Jika dilihat persektor, kehutanan dan lahan membutuhkan anggaran sebesar Rp77,8 triliun dimana kontribusi terhadap penurunan emisi karbon mencapai 497 juta ton, sementara sektor energi dan transportasi membutuhkan anggaran Rp3.307 triliun dan kontribusi terhadap penurunan emisi karbon sebanyak 314 juta ton.

"Kalau kita lihat sektor kehutanan ini paling kecil anggarannya tapi kontribusi terhadap penurunan emisinya paling besar dia," papar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan Indonesia sendiri bertekad untuk berkontribusi menurunkan CO2 menuju carbon neutral pada 2060. Sebelumnya, Indonesia secara spesifik menargetkan menurunkan CO2 sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan upaya dan dukungan internasional.

Untuk itu kata dia, agar mencapai target tersebut perlu dilakukan kombinasi sumber anggaran yang tidak hanya berasal dari APBN saja, tetapi juga peran serta pihak swasta dan dunia internasional.

Asal tahu saja, belanja perubahan iklim yang sudah digelontorkan pemerintah lewat APBN pada tahun lalu mencapai Rp112,74 triliun. Nilainya naik Rp40,3 triliun dibandingkan alokasi tahun sebelumnya serta mencapai 4 persen dari total belanja negara tahun lalu.

Catatan Kementerian Keuangan, dalam lima tahun terakhir sejak 2016, alokasi belanja untuk perubahan iklim telah mencapai Rp562,68 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Implementasi Pajak Karbon Ditunda, Menkeu Sri Mulyani: Perlu Dikalkulasi

Implementasi Pajak Karbon Ditunda, Menkeu Sri Mulyani: Perlu Dikalkulasi

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 18:51 WIB

Menkeu Sri Mulyani: Jika Tak Ada Subsidi Harga BBM Sudah Dua Kali Lipat Naik

Menkeu Sri Mulyani: Jika Tak Ada Subsidi Harga BBM Sudah Dua Kali Lipat Naik

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 18:38 WIB

Menkeu Sri Mulyani Dukung Pemanfaatan Dana Abadi Perguruan Tinggi

Menkeu Sri Mulyani Dukung Pemanfaatan Dana Abadi Perguruan Tinggi

News | Senin, 27 Juni 2022 | 16:26 WIB

Terkini

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:19 WIB

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:01 WIB

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:38 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:21 WIB

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:13 WIB

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:19 WIB

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:33 WIB

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:52 WIB