Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik

M Nurhadi

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:36 WIB
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
baca 10 detik
  • Harga emas, perak, platinum, dan paladium turun karena Dolar AS menguat setelah data ketenagakerjaan Januari melampaui ekspektasi.
  • Penguatan Dolar membuat logam mulia lebih mahal secara global, menahan harapan investor untuk pemotongan suku bunga The Fed segera.
  • Pasar menantikan rilis data inflasi dan klaim pengangguran mingguan untuk menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Suara.com - Harga emas dan perak dunia terpantau bergerak turun setelah mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan keperkasaannya.

Penguatan greenback ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan periode Januari yang melampaui ekspektasi pasar, sekaligus mendinginkan harapan investor akan pemangkasan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas spot melemah 0,33% ke level US$ 5.068 per ons troi. Koreksi ini terjadi tepat sehari setelah sang logam kuning sempat menikmati lonjakan harga di atas 1%.

Di bursa berjangka AS, emas untuk kontrak pengiriman April juga terkikis 0,19% ke posisi US$ 5.087,89 per ons troi.

Nasib lebih kurang beruntung dialami oleh perak. Logam putih ini mencatatkan penurunan tajam hingga 1,1% ke level US$ 83,38 per ons troi, menghapus sebagian keuntungan besar setelah sebelumnya sempat terbang 4%.

Tak hanya emas dan perak, logam mulia lainnya seperti platinum dan paladium juga kompak memerah dengan penurunan masing-masing sebesar 0,16% dan 0,19%.

Mengutip laporan Reuters, reli indeks Dolar AS menjadi batu sandungan utama bagi komoditas logam mulia. Laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Negeri Paman Sam masih berada dalam kondisi yang tangguh.

Secara tak terduga, penyerapan lapangan kerja meningkat pada Januari, sementara tingkat pengangguran berhasil turun ke level 4,3%.

Stabilitas di pasar tenaga kerja ini memberikan alasan kuat bagi Bank Sentral AS (The Fed) untuk tidak terburu-buru menurunkan suku bunga.

baca juga

Dolar yang menguat secara otomatis membuat emas dan perak menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain (seperti Rupiah), yang pada akhirnya menekan angka permintaan global.

Meski data Januari terlihat impresif, sejumlah pengamat ekonomi memberikan catatan kritis. Muncul dugaan bahwa data tersebut mungkin melebih-lebihkan kondisi riil di lapangan.

Fakta menunjukkan adanya revisi data tahun 2025 yang cukup drastis, di mana ekonomi AS sebenarnya hanya menambah 181.000 lapangan kerja, jauh dari perkiraan semula yang mencapai 584.000.

Analisis pasar memprediksi The Fed tetap akan menahan suku bunga tinggi hingga masa kepemimpinan Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang.

Kebijakan pelonggaran atau pemangkasan bunga diproyeksikan baru akan dimulai pada Juni 2026. Namun, pelaku pasar juga mulai berspekulasi mengenai potensi kebijakan yang lebih longgar di bawah calon penggantinya, Kevin Warsh.

Saat ini, fokus dunia tertuju pada dua data krusial yang akan segera dirilis:

  • Klaim Pengangguran Mingguan: Dijadwalkan rilis Kamis waktu setempat.
  • Data Inflasi: Akan dirilis pada hari Jumat.

Kedua indikator ini akan menjadi kompas bagi arah kebijakan moneter AS selanjutnya, yang secara langsung akan menentukan apakah emas bisa kembali ke tren bullish atau justru melanjutkan koreksinya.


DISCLAIMER: Ulasan ini merupakan rangkap informasi mengenai pergerakan komoditas logam mulia berdasarkan data global per 12 Februari 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:20 WIB

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 09:36 WIB

Bayaran Darah Loreng Perak

Bayaran Darah Loreng Perak

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:05 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:49 WIB

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:40 WIB

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×