Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:40 WIB
Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto].
  • IHSG mengalami koreksi 31,7 poin atau 0,38 persen, ditutup di level 8.259 pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026.
  • Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG cenderung bergerak sideways sesi kedua, dengan rentang 8.225 hingga 8.275.
  • Sesi pertama mencatat transaksi 25,15 miliar saham senilai Rp 14,42 triliun, dengan saham turun lebih banyak daripada yang naik.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi pada sesi pertama perdagangan Kamis, 12 Februari 2026. IHSG turun 31,7 poin atau terkoreksi 0,38 persen ke level 8.259.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG mulai menunjukkan keterbatasan momentum. Hal tersebut tercermin dari histogram MACD yang cenderung mendatar.

"Kondisi ini tervalidasi dengan indikator Stochastic RSI yang bergerak datar pada area pivot," tulis tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dengan sinyal teknikal tersebut, Phintraco memperkirakan IHSG berpotensi bergerak cenderung sideways pada sesi kedua perdagangan hari ini.

Rentang pergerakan indeks diproyeksikan berada di kisaran 8.225 hingga 8.275.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 25,15 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,42 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,87 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 300 saham bergerak naik, sedangkan 386 saham mengalami penurunan, dan 272 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, CSMI, LAPD, TNCA, ROCK, YPAS, LMPI, INDS, KIOS, JIHD, BPII, UNIC.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, LION, GMTD, SOTS, NATO, SPRE, SKBM, HILL, JSPT, RDTX, RLCO.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?

Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:24 WIB

Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya

Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:13 WIB

IHSG Bergerak 2 Arah di Kamis Pagi, Betah di Level 8.000

IHSG Bergerak 2 Arah di Kamis Pagi, Betah di Level 8.000

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 09:17 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB