Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:03 WIB
Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing
Ilustrasi. Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus tancap gas melakukan transformasi bisnis. Terbaru, perusahaan pelat merah ini memperkuat ekosistem rantai pasok melalui implementasi program digital Supply Chain Financing (SCF). Foto ist.
  • Petrokimia Gresik implementasi digital SCF gandeng Himbara perkuat rantai pasok.
  • Program SCF percepat pembayaran mitra dengan biaya kompetitif dan transparan.
  • Transformasi digital ini dukung kelancaran produksi demi swasembada pangan nasional.

Suara.com - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus tancap gas melakukan transformasi bisnis. Terbaru, perusahaan pelat merah ini memperkuat ekosistem rantai pasok melalui implementasi program digital Supply Chain Financing (SCF).

Langkah strategis ini dilakukan dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna memastikan ketahanan finansial para mitra usaha di lingkungan perusahaan.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mengungkapkan bahwa SCF merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pembayaran. Menurutnya, inovasi ini menjadi kunci untuk memperkuat daya saing ekosistem usaha.

"Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional," ujar Adit, sapaan akrabnya, di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Adit menambahkan, digitalisasi SCF ini bukan sekadar soal pembiayaan, melainkan bentuk komitmen perusahaan terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG). Dengan sistem yang terintegrasi, kolaborasi jangka panjang dengan mitra dapat terjaga secara berkelanjutan.

Dalam praktiknya, skema SCF memungkinkan mitra kerja memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan yang telah terverifikasi. Keunggulannya, biaya pembiayaan yang ditawarkan jauh lebih kompetitif dibandingkan skema konvensional.

Sebagai anchor company, Petrokimia Gresik memegang peran krusial dalam memberikan kepastian arus kas (cash flow) bagi pemasok. Hal ini secara otomatis mendukung kelancaran operasional di seluruh ekosistem grup.

Saat ini, Petrokimia Gresik telah mengembangkan sistem digital terintegrasi agar manfaat SCF dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh mitra, mulai dari skala kecil hingga besar.

"Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan," pungkas Adit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain, Bocorkan Jurus AI Pangkas Biaya

Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain, Bocorkan Jurus AI Pangkas Biaya

Tekno | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:39 WIB

Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:26 WIB

Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik

Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB