Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Pasar Modal Indonesia Lebih Tangguh Dibanding Negara Lain, Ini Buktinya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:06 WIB
Pasar Modal Indonesia Lebih Tangguh Dibanding Negara Lain, Ini Buktinya
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com - Pasar modal Indonesia diklaim lebih tangguh dibandingkan pasar modal negara lain di tengah gejolak ekonomi global yang terjadi saat ini.

"Resiliensi dari capital market bisa kita lihat terkait dengan kinerja saham, obligasi, dan juga rupiah secara year to date. Kalau kita ambil contoh pasar saham kita, kinerja JCI (IHSG) year to date memberikan return katakanlah kemarin itu 6,6 persen," ujar Direktur & Head of Fixed Income PT BNP Paribas Asset Management Djumala Sutedja, Selasa (28/6/2022).

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan kinerja indeks saham di bursa kawasan Asia lainnya, hanya Singapura yang indeks sahamnya mampu cata kinerja apik.

"Dalam hal ini resiliensinya cukup bagus, terutama karena memang tema yang diusung untuk pasar Indonesia yang menarik flow dari investor luar yaitu commodity-related investor," kata Djumala.

Sementara dari sisi obligasi, secara year to date (ytd) imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun telah meningkat 0,9 persen dibandingkan obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang naik 1,6 persen.

"Terakhir rupiah, pelemahan rupiah year to date itu mungkin tidak sampai 4 persen terhadap dolar AS, tapi kalau kita lihat regional currencies mungkin range pelemahan sudah di atas 4 persen," ujar Djumala.

Inflasi global, menurut dia, tak dipungkiri jadi kekhawatiran investor. Inflasi sejak tahun lalu menjadi momok di berbagai negara karena adanya ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran.

"Jadi demand karena pembukaan kembali ekonomi, dan supply karena memang masih ada gangguan dari rantai pasokan. Dan itu diperparah dengan konflik geopolitik antar Rusia dan Ukraina," katanya.

Konflik Rusia dan Ukraina jadi salah satu faktor kenaikan harga energi dan makanan. Untungnya, lanjut Djumala, posisi indonesia relatif lebih bagus dari negara lain karena Indonesia merupakan net export komoditas yang justru diuntungkan dengan kenaikan harga-harga komoditas.

Dengan demkian, dari sisi kinerja ekspor justru membaik dan dari sisi penerimaan pemerintah baik pajak maupun non pajak yang terkait dengan ekspor komoditas juga positif.

"Jadi terkait dengan tekanan inflasi sebenarnya bisa diredam, seperti misalnya pemerintah sudah mengalokasikan sebagian dari excess revenue ini untuk subsidi sehingga bisa menunda atau menahan laju inflasi yang diakibatkan oleh kenaikan BBM," ujar Djumala.

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Raden Pardede juga menegaskan, kenaikan harga komoditas akibat perang Rusia dan Ukraina justru jadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia dan diproyeksikan akan terus berlanjut hingga tahun depan.

"Kita sangat diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas, kita net exporter. Kita lihat dari trade balance kita, penerimaan devisa kita, itu sangat bagus di tahun 2022 dan mungkin juga berlanjut di 2023 sebagian," pungkas Raden Pardede.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bule Rusia Pencuri Honda Vario Rusak Kursi Hingga Teriak di Polres Gianyar

Bule Rusia Pencuri Honda Vario Rusak Kursi Hingga Teriak di Polres Gianyar

Bali | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:55 WIB

Jadwal Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Minta Vladimir Putin Menghentikan Perang

Jadwal Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Minta Vladimir Putin Menghentikan Perang

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:49 WIB

Hacker Rusia "Serbu" Lithuania Gara-gara Laranga Transit, Sasarannya Media dan Institusi Transportasi

Hacker Rusia "Serbu" Lithuania Gara-gara Laranga Transit, Sasarannya Media dan Institusi Transportasi

Jatim | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:18 WIB

Mantap! Presiden Jokowi Dukung Ekspor Gandum dari Negara G7 ke Ukraina

Mantap! Presiden Jokowi Dukung Ekspor Gandum dari Negara G7 ke Ukraina

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:05 WIB

Presiden Jokowi Minta G7 Tak Beri Sanksi Komoditas Pangan dan Pupuk dari Rusia

Presiden Jokowi Minta G7 Tak Beri Sanksi Komoditas Pangan dan Pupuk dari Rusia

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2022 | 12:23 WIB

Jokowi Minta Dukungan Negara-negara G7 untuk Fasilitasi Ekspor Gandum dari Ukraina

Jokowi Minta Dukungan Negara-negara G7 untuk Fasilitasi Ekspor Gandum dari Ukraina

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 11:51 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB