Arab Saudi dan UEA Tak Mampu Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 29 Juni 2022 | 07:29 WIB
Arab Saudi dan UEA Tak Mampu Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen
Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan hari Selasa, karena produsen utama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak mungkin dapat meningkatkan output atau produksi mereka secara signifikan.

Sementara itu negara-negara Barat telah setuju untuk mencari cara guna membatasi harga minyak Rusia.

Mengutip CNBC, Rabu (29/6/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD2,89, atau 2,5 persen menjadi USD117,58 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melesat USD2,19, atau 2 persen menjadi USD111,76 per barel.

Kedua kontrak memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya hampir 2 persen setelah kekuatan ekonomi Group of Seven berjanji untuk meningkatkan tekanan Barat terhadap Rusia dari sanksi atas invasinya ke Ukraina.

Pemimpin G7 sepakat untuk menjajaki penerapan larangan pengangkutan minyak Rusia yang dijual di atas harga tertentu, yang bertujuan untuk menggerus kemampuan Moskow untuk mendanai perang.

Pendapatan ekspor minyak Rusia naik pada Mei bahkan ketika volume turun, Badan Energi Internasional mengatakan dalam laporan Juni.

Larangan Barat terhadap Rusia serta produksi minyak dan gasnya menyebabkan lonjakan harga energi global, dan produsen besar lainnya belum mengimplementasikan dorongan signifikan pada pasokan.

Arab Saudi dan UEA dipandang dua anggota Organisasi Negara Eksportir Minyak dengan kapasitas cadangan untuk menebus pasokan Rusia yang hilang, serta output yang lemah dari negara-negara anggota lainnya.

baca juga

"Berita pasokan yang ketat mendukung pasar. Dua produsen utama, Arab Saudi dan UEA, dikatakan berada pada atau sangat mendekati batas kapasitas jangka pendek," kata analis komoditas Commonwealth Bank, Tobin Gorey.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Presiden AS Joe Biden di sela-sela pertemuan G7, bahwa UEA berproduksi pada kapasitas maksimum dan Arab Saudi dapat meningkatkan produksi hanya 150.000 barel per hari, jauh di bawah kapasitas cadangan resminya sekitar 2 juta barel per hari.

"Sepertinya kucuran pasokan minyak yang diandalkan pasar mungkin tidak muncul," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho.

Menteri Energi Suhail al-Mazrouei, Senin, mengatakan bahwa UEA memproduksi mendekati kapasitas maksimum berdasarkan kuota 3,168 juta barel per hari di bawah perjanjian dengan OPEC dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Bakal Dijatuhi Sanksi Baru dari Forum G7, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Rusia Bakal Dijatuhi Sanksi Baru dari Forum G7, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2022 | 07:40 WIB

Pemerintah Sebut Harga Pertalite dan Pertamax Harusnya di Atas Rp30 Ribu per Liter

Pemerintah Sebut Harga Pertalite dan Pertamax Harusnya di Atas Rp30 Ribu per Liter

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 14:16 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Melesat Karena Pasokan yang Ketat

Harga Minyak Dunia Kembali Melesat Karena Pasokan yang Ketat

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 06:33 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×