Harga TBS di Malaysia Lebih Mahal, Petani Sawit Akui Rugi Jual di Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 01 Juli 2022 | 11:34 WIB
Harga TBS di Malaysia Lebih Mahal, Petani Sawit Akui Rugi Jual di Indonesia
Petani di Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko sedang memanen tandan buah segar kelapa sawit, Jumat (27/8/2021). [ANTARA/Ferr]

Suara.com - Asosiasi petani kelapa sawit meminta pemerintah atur harga tandan buah segar (TBS) dari pabrik kelapa sawit kepada petani lantaran harganya yang sangat merugikan petani saat ini.

Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (Popsi) Pahala Sibuea mengatakan saat ini petani sawit mengalami kesulitan karena tingginya harga pupuk dan jatuhnya harga TBS yang disebabkan penurunan permintaan pabrik.

"Sekarang petani sangat dalam kesulitan untuk mempertahankan kebun dan kehidupannya karena harga TBS terus turun di bawah Rp1.000 per kilogram, di beberapa tempat bahkan sampai Rp400 per kilogram, dengan harga TBS sekarang ini petani sangat sulit untuk bertahan," kata Pahala, Jumat (1/7/2022).

Ia menjelaskan, saat ini tidak sedikit TBS petani tidak terbeli karena banyak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak lagi mengolah TBS akibat tangki CPO penuh.

Menurut dia, pernyataan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang mengatakan pabrik kelapa sawit diharuskan membeli TBS dari petani minimal Rp1.600 per kilogram dinilai masih belum cukup ideal.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan Alvian Arahman mengatakan, pembelian TBS idealnya pada harga Rp3.000 per kilogram, dilihat dari harga CPO saat ini dan harga pupuk yang masih tinggi.

Dia menyebutkan harga di Malaysia harga TBS petani RM 880 per kilogram, atau sekira Rp3.000 per kilogram.

Menurut dia, pemerintah saat ini juga perlu mengevaluasi kembali pajak ekspor CPO dan pajak bea keluar yang dinilainya sangat tinggi yaitu sampai 600 dolar AS per ton.

"Artinya contoh kalau harga CPO 1.100 dolar AS per ton, maka pungutan sekitar 600 dolar AS, artinya ini sekitar 50 persen untuk pungutan saja," kata dia.

baca juga

Terpisah, Kepala Bidang Organisasi dan Anggota Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Sabarudin berharap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bisa mempermudah ekspor CPO. Dia mengatakan saat ini banyak pabrik yang tutup dan tidak membeli TBS petani karena tangki penuh yang mengakibatkan harga TBS petani turun drastis.

"Catatan kami di 10 provinsi wilayah anggota SPKS berkisar harga TBS saat ini Rp500 sampai Rp1.070 per kilogram," katanya.

Dia memperhitungkan dampak penurunan harga TBS tersebut menyebabkan petani sawit merugi sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hektare per bulan.

"Kami juga menerima laporan dari anggota kami misalnya di Kabupaten Paser Kalimantan Timur dan Kabupaten Rokan Hulu Riau petani sawit sudah tidak panen karena kalau panen saat ini sudah tidak menutupi biaya produksi, harga TBS di bawah Rp1.000 per kilogram, sementara untuk harga pokok produksi itu sudah diatas Rp2.000 per kilogram," katanya, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan  menyebutkan bahwa perusahaan produsen minyak goreng untuk membeli TBS kelapa sawit dari petani minimal Rp1.600 per kilogram. Dia mengatakan penetapan harga tersebut bersifat jangka pendek, sementara penetapan harga TBS akan naik menjadi Rp3.000 per kilogram dalam jangka menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Memuji ISWAMI Bisa Jadi Saluran Diplomasi Jurnalis Indonesia-Malaysia

Malaysia Memuji ISWAMI Bisa Jadi Saluran Diplomasi Jurnalis Indonesia-Malaysia

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 10:36 WIB

Top 5 Sport: Tumbangkan Wakil Tuan Rumah di Malaysia Open 2022, Shesar Hiren Rhustavito Girang

Top 5 Sport: Tumbangkan Wakil Tuan Rumah di Malaysia Open 2022, Shesar Hiren Rhustavito Girang

Sport | Jum'at, 01 Juli 2022 | 09:38 WIB

Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Malaysia Open 2022, Ganda Putra Bertemu Wakil Tuan Rumah

Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Malaysia Open 2022, Ganda Putra Bertemu Wakil Tuan Rumah

Lampung | Jum'at, 01 Juli 2022 | 08:41 WIB

Indonesia Tembus Perempat Final Malaysia Open, Jonatan Christie Tampil Memukau

Indonesia Tembus Perempat Final Malaysia Open, Jonatan Christie Tampil Memukau

Purwokerto | Jum'at, 01 Juli 2022 | 08:07 WIB

Fans Malaysia Tuduh Bali United Sengaja Kalah di Piala AFC 2022

Fans Malaysia Tuduh Bali United Sengaja Kalah di Piala AFC 2022

Bola | Jum'at, 01 Juli 2022 | 08:30 WIB

Petani Sawit Kaltim Mengaku Putus Asa Karena Harga TBS Anjlok: Banyak Petani Stres

Petani Sawit Kaltim Mengaku Putus Asa Karena Harga TBS Anjlok: Banyak Petani Stres

Kaltim | Jum'at, 01 Juli 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

×