facebook

LPKR Optimis Tiga Pilar Bisnis Bertumbuh di 2022

Iwan Supriyatna
LPKR Optimis Tiga Pilar Bisnis Bertumbuh di 2022
CEO LPKR John Riady.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengandalkan tiga pilar bisnis untuk memacu pendapatan di tahun 2022, yaitu Real Estate, Healthcare, dan Lifestyle.

Suara.com - Di tengah pemulihan ekonomi, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengandalkan tiga pilar bisnis untuk memacu pendapatan di tahun 2022, yaitu Real Estate, Healthcare, dan Lifestyle.

LPKR sendiri telah melakukan transformasi strategis dalam tiga tahun terakhir dan berada di jalur pertumbuhan yang positif. Manajemen LPKR memiliki keyakinan yang lebih besar dalam strategi jangka panjang yang berfokus pada tiga pilar utama sebagai penggerak pertumbuhan.

CEO LPKR John Riady mengatakan bahwa di pilar Real Estate, LPKR menargetkan pra penjualan Rp5,2 triliun pada tahun 2022 yang akan ditopang oleh proyek Cendana Homes Series, Waterfront Estates, dan Brava Homes.

"LPKR percaya pilar Real Estate memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan didukung penetrasi pasar yang lebih besar, landbank untuk pembangunan yang luas, dan kondisi makro ekonomi yang kondusif," ujarnya.

Baca Juga: Konsensus Analis Prediksi Pendapatan SILO Tembus Rp 8,48 Triliun di 2022, LPKR Bakal Terimbas Positif

Pada pilar Healthcare, LPKR melalui anak usahanya yaitu PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membuka rumah sakit di Holland Village pada Kuartal I/2022, yaitu Siloam Hospitals Agora, yang direncanakan dan dirancang sebagai rumah sakit umum dan rumah sakit kanker yang dilengkapi dengan fasilitas modern dan terkini dengan dukungan seluruh profesi medis yang berpengalaman.

Kehadiran Siloam Hospitals Agora merupakan wujud implementasi LPKR untuk semakin fokus pada peningkatan layanan kesehatan yang berpusat pada masyarakat

Sementara itu, pada pilar Lifestyle, LPKR mengandalkan dua jenis properti, yakni mal dan hotel untuk memacu pendapatan berulang (recurring income). Menurut John, bisnis Lifetsyle semakin menunjukkan pemulihan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan perbaikan aktivitas ekonomi.

"Kami percaya akan terjadi turnaround pilar bisnis Lifestyle pada tahun 2022, didukung oleh tenant mal LPKR yang bervariasi dan pembukaan kembali Hotel Aryaduta Bali. Kami yakin pilar bisnis Lifestyle dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan serta EBITDA LPKR," jelasnya.  

LPKR juga mengoperasikan pusat perbelanjaan melalui Lippo Malls Indonesia (LMI) yang saat ini mengelola 59 mal yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Indonesia bagian Timur seperti Makassar, Manado, Bali, dan Kupang.

Baca Juga: LPKR Tangkap Peluang Properti di Tangerang Lewat Cendana Homes Series

LPKR juga mengelola 10 hotel di bawah brand Aryaduta yang mencakup country club dan lapangan golf.

Komentar