Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Dalam 12 Pekan Terakhir

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Juli 2022 | 07:31 WIB
Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Dalam 12 Pekan Terakhir
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia merosot sekitar 2 persen ke level terendah 12 pekan dalam perdagangan pada hari Rabu, memperpanjang kerugian besar sesi sebelumnya karena investor semakin khawatir permintaan energi akan terpukul dalam potensi resesi global.

Mengutip CNBC, Kamis (7/7/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman September, patokan internasional, ditutup anjlok USD2,08, atau 2,0 persen menjadi USD100,69 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), turun 97 sen, atau 1,0 persen menjadi menetap di posisi USD98,53 per barel.

Kedua  benchmark  mitu ditutup pada level terendah sejak 11 April, di wilayah jenuh jual secara teknikal untuk hari kedua berturut-turut. Minyak solar berjangka Amerika juga tersungkur lebih dari 5 persen.

Perdagangan bergejolak, dengan kedua patokan minyak mentah melesat lebih dari USD2 per barel di awal sesi, didorong kekhawatiran pasokan, dan anjlok lebih dari USD4 per barel pada sesi terendahnya.

Minyak mentah berjangka sangat fluktuatif selama beberapa bulan. Selasa, WTI melorot 8 persen sementara Brent jatuh 9 persen penurunan USD10,73 yang merupakan terbesar ketiga bagi kontrak tersebut sejak mulai diperdagangkan pada tahun 1988. Penurunan terbesarnya adalah USD16,84 pada Maret lalu.

Analis Goldman Sachs dan UBS mengatakan harga minyak tersungkur karena kekhawatiran resesi.

UBS mengutip berbagai alasan, termasuk penurunan perdagangan minyak sebagai lindung nilai inflasi, dolar AS yang lebih kuat, hedge fund  yang bereaksi terhadap momentum harga minyak negatif, lindung nilai produsen, dan kekhawatiran pembatasan mobilitas terbaru di China.

Dengan Federal Reserve diperkirakan terus menaikkan suku bunga, open interestdi minyak berjangka WTI turun pekan lalu ke level terendah sejak Mei 2016 karena investor mengurangi aset berisiko.

baca juga

"Ada kekhawatiran yang tidak dapat disangkal tentang kehancuran permintaan akibat resesi, ditambah, open interest WTI di posisi terendah multi-tahun menciptakan sedikit krisis likuiditas," kata Robert Yawger, Direktur Mizuho. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Anjlok 9 Persen

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Anjlok 9 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 07:17 WIB

Ancaman Resesi Global, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

Ancaman Resesi Global, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 07:48 WIB

Harga Minyak Dunia Lompat Lebih dari 2 Persen Akibat Kurangnya Pasokan

Harga Minyak Dunia Lompat Lebih dari 2 Persen Akibat Kurangnya Pasokan

Bisnis | Senin, 04 Juli 2022 | 07:20 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB