Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Garuda Indonesia Diminta Fokus Rute Domestik dan Layanan Kargo, Pakar: Biar Gak Rugi!

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 08:39 WIB
Garuda Indonesia Diminta Fokus Rute Domestik dan Layanan Kargo, Pakar: Biar Gak Rugi!
Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu malam. (12/6/2022). Antara/Humas Kemenag Kalsel)

Suara.com - Maskapai penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia Tbk mencatatkan rugi bersih sebesar 4,16 miliar dolar AS atau sekitar Rp62 triliun sepanjang tahun 2021.

Hal ini lantas membuat pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati menyarankan pihak manajemen Garuda untuk memilah rute penerbangan agar perseroan bisa meraih profit.

"Garuda garap pasar-pasar domestik yang sudah gemuk karena untuk bertahan dengan pesawat yang ada harus pandai memilih, seperti rute Jakarta-Semarang, Jakarta-Bali, Jakarta-Palembang, Jakarta-Medan, Jakarta-Balikpapan, Jakarta-Makassar, Jakarta-Jayapura," kata Arista, Kamis (14/7/2022).

"Saya rasa itu dikonsentrasikan di kota-kota bisnis dan roda dagang, termasuk Jakarta-Yogyakarta, karena di Yogyakarta banyak orang-orang pemerintahan yang fanatik naik Garuda," ujarnya lagi.

Tidak hanya memilah rute penerbangan, Garuda juga disarankan mengoptimalkan bisnis kargo angkutan udara mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 30 bandara yang telah dikelola oleh Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

Menurutnya, jika pesawat Boeing seri 737-800 NG bisa dikonversi menjadi kargo domestik akan memberikan pendapatan tambahan bagi Garuda.

Garuda juga bisa mengoptimalkan bisnis penerbangan carter karena penduduk China banyak yang liburan ke Indonesia terutama Pulau Bintan, Manado, dan Bali. Pasar penerbangan carter China sukses di ketiga kota tersebut.

Selain itu, emiten berkode GIAA itu juga disarankan untuk merampingkan kantor-kantor regional dari empat menjadi hanya dua kantor regional saja, yakni wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur karena pesawat hanya tersisa 40 persen dari normal.

Saat ini, Garuda resmi lolos penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang membuatnya diberi restrukturisasi utang sampai 20 tahun ke depan.

Keberhasilan ini menurutnya akan menjadi momentum Garuda untuk memperbaiki bisnis dan kondisi keuangan perseroan.

"Direktur utama dan jajaran direksi harus berani memutuskan hal-hal yang tidak populer. Untuk apa? kalau tidak bisa untung tahun 2022, paling tidak mengurangi beban kerugian yang terlalu besar," pungkasnya

Berdasarkan laporan keuangan (audited) tahun 2021, Garuda secara grup mencatatkan pendapatan usaha sebesar 1,33 miliar dolar AS atau turun 10,43 persen dibandingkan dengan pendapatan usaha pada tahun 2020.

Pendapatan usaha itu ditunjang oleh pendapatan penerbangan berjadwal sebesar 1,04 miliar dolar AS, penerbangan tidak berjadwal sebesar 88,05 juta dolar AS, dan pendapatan lainnya sebesar 207 juta dolar AS.

Selain itu, sepanjang tahun lalu, Garuda secara grup turut mencatatkan penurunan beban usaha sebesar 21,03 persen menjadi 2,6 miliar dolar AS bila dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa tahun 2021 adalah fase puncak pandemi dengan tingkat positive rate tertinggi sepanjang pandemi berlangsung di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Masuki Masa Krusial Proses Pemulihan Kinerja

Garuda Indonesia Masuki Masa Krusial Proses Pemulihan Kinerja

| Kamis, 14 Juli 2022 | 10:02 WIB

Kerugian Garuda Indonesia Membengkak Sampai Rp62 Triliun di Tahun 2021, Apa Sebab?

Kerugian Garuda Indonesia Membengkak Sampai Rp62 Triliun di Tahun 2021, Apa Sebab?

Batam | Kamis, 14 Juli 2022 | 08:00 WIB

Garuda Indonesia Pede Kinerja Semester II 2022 Bisa Raup Laba

Garuda Indonesia Pede Kinerja Semester II 2022 Bisa Raup Laba

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 16:59 WIB

Bikin Merinding, Ungkapan Suporter Timnas yang Tewas Kecelakaan di Subang: Indonesia Sampai Menutup Mata

Bikin Merinding, Ungkapan Suporter Timnas yang Tewas Kecelakaan di Subang: Indonesia Sampai Menutup Mata

Bekaci | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:40 WIB

Rizal Ramli Sebut Peran Besar Erick Thohir Dalam Penyelamatan Garuda Indonesia

Rizal Ramli Sebut Peran Besar Erick Thohir Dalam Penyelamatan Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:28 WIB

Erick Thohir: 95 Persen Kargo Dari Pelabuhan Belawan Harus Lalui Singapura-Malaysia, Indonesia Merugi

Erick Thohir: 95 Persen Kargo Dari Pelabuhan Belawan Harus Lalui Singapura-Malaysia, Indonesia Merugi

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 17:58 WIB

Terkini

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB