Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Luhut Minta Kantor Pusat Grab Pindah ke Indonesia, Menteri Bahlil Setuju: Menurut Saya Wajib

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 20 Juli 2022 | 15:43 WIB
Luhut Minta Kantor Pusat Grab Pindah ke Indonesia, Menteri Bahlil Setuju: Menurut Saya Wajib
Luhut Minta Kantor Pusat Grab Pindah ke Indonesia, Menteri Bahlil Setuju: Menurut Saya Wajib. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku satu suara dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta kantor pusat Grab pindah ke Indonesia dari sebelumnya di Singapura.

Bahlil pun setuju dengan pernyataan rekannya tersebut.

"Kalau ditanya itu apakah make sense atau tidak untuk dia pindah, menurut saya wajib," kata Bahlil dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Bahlil pun berujar bahwa sudah sepantasnya Grab berkantor pusat di tanah air, mengingat pangsa pasar Grab yang terbesar ada di Indonesia ketimbang negara lain, bahkan di Singapura.

"Supaya daftar perusahaannya di sini, dan aku setuju lah, itu pikiran yang harus didukung," ungkap Luhut.

Luhut sebelumnya, meminta kepada perusahaan aplikasi penyedia jasa transportasi Grab untuk segera memindahkan kantor pusatnya ke Indonesia.

Menurutnya, jangan sampai Grab hanya mengeruk keuntungan di Indonesia, tetapi yang operasionalnya masih dikendalikan di Singapura.

"Ada satu permintaan, headquarter-nya supaya pindah kemari (Indonesia) lagi. Jangan ada head-nya di Singapura, bikin duitnya paling banyak di Indonesia tapi tinggalnya di Singapura," ujar Luhut dalam 'Peluncuran Tampilan Baru Armada Kendaraan Listrik Grab' di Kantor Kemenko Marves, Jakarta pada Selasa (12/7/2022).

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini juga memaparkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekonomi yang sangat kuat selama Pandemi Covid-19.

Hal ini, lanjut Luhut, diakui oleh beberapa pejabat negara luar seperti Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

Konselor dari Tiongkok itu bilang begini 'Brother Luhut, kami melihat ekonomi negara-negara berkembang'. Akhirnya sampailah pada kesimpulan, negara berkembang yang paling bagus sekarang itu adalah Indonesia'," ucap dia.

Sementara di sisi lain, tambah Luhut, pelayanan investasi ke Indonesia semakin mudah. Dia menjelaskan, beberapa negara telah merasakan kemudahan berinvestasi di Indonesia.

Salah satunya, investor dari Afrika Selatan yang sama sekali tidak menghadapi masalah dalam pengajuan izin berinvestasi ke Indonesia.

"Jadi dia bilang, kemudahan investasi, peraturan yang cukup bagus, dan support dari pemerintah terhadap semua investor yang datang ke Indonesia. Jadi kita harus bangga dengan itu. Bahwa sekarang gonjang ganjing dunia kita selalu perhatikan ini, Presiden selalu perhatikan ini," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Investasi Ungkap Dirinya Pernah Simpan Uang di Singapura: Sekarang Sudah Enggak

Menteri Investasi Ungkap Dirinya Pernah Simpan Uang di Singapura: Sekarang Sudah Enggak

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 15:12 WIB

Alasan Singapura Terus Menjadi Negara Investor Terbesar di Indonesia

Alasan Singapura Terus Menjadi Negara Investor Terbesar di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 15:06 WIB

Menteri Bahlil Optimistis Target Investasi Rp1.200 Triliun Tercapai

Menteri Bahlil Optimistis Target Investasi Rp1.200 Triliun Tercapai

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 14:54 WIB

Indonesia Masih Dipercaya sebagai Negara Tujuan Investasi

Indonesia Masih Dipercaya sebagai Negara Tujuan Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB