Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Fakta Aliansi Baru Buatan Vladimir Putin, Turki dan Iran Dipastikan Bergabung

M Nurhadi

Jum'at, 22 Juli 2022 | 18:40 WIB
Fakta Aliansi Baru Buatan Vladimir Putin, Turki dan Iran Dipastikan Bergabung
KTT Iran-Rusia-Turki. (Youtube VOA Indonesia)

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin membangun aliansi baru untuk melancarkan invasi kepada Ukraina. Fakta aliansi baru buatan Vladimir Putin ini dibentuk untuk menghadapi serangan-serangan barat dengan melibatkan Iran. Pembentukan aliansi baru yang direncanakan presiden Rusia tersebut mengemuka dalam kunjungannya ke Teheran, ibu kota Iran pekan lalu. 

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga mengunjungi Israel dan Arab Saudi. Oposisi Rusia tersebut berujar bahwa Amerika Serikat akan berupaya menghentikan Iran memperoleh pasokan senjata nuklir. Di samping itu, Rusia yang semakin terputus dengan perekonomian barat akan menjadikan Iran sebagai target pasar baru. 

New York Times memberitakan saat mengadakan pertemuan di Iran, Putin bersikeras ingin memperkuat aliansi Iran-Rusia sebagai perlawanan atas keputusan Joe Biden mengucilkan Rusia. Putin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei sebelumnya telah mendeklarasikan bakal mendukung Rusia di tengah perang melawan Ukraina. 

"Perang adalah upaya yang keras dan sulit, Iran sebagai negara muslim tidak mendukung perang. Namun dalam kasus Ukraina, jika Rusia tak mengambil alih pihak lain akan melakukannya dan perang menjadi semakin besar,” kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita setempat. Hadir dalam pertemuan yang sama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dukungan yang dilontarkan Khamenei ini jauh lebih blak-blakan sekaligus berani jika dibandingkan sekutu Rusia lain, Tiongkok.

Namun, Khamenei memiliki alasan kuat mengapa negaranya memutuskan untuk mendukung Rusia. Negara-negara barat telah mencekik perekonomian di Teheran selama bertahun-tahun.

Kini, Rusia menjadi negara yang ingin melawan barat dan layak untuk dibela. Padahal sebelumnya hubungan Rusia-Iran sempat merenggang meskipun Rusia mendukung Iran saat perang saudara di Suriah. 

Lebih lanjut, saat ini invasi Rusia ke Ukraina masih terus berlanjut. Kepala Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA memprediksi Rusia telah kehilangan 15.000 tentara dalam perang ini.

Kepala CIA William Burns juga menambahkan ada 45.000 tentara yang lain menderita luka-luka. Jumlah ini belum ditambah dengan warga sipil yang harus mengungsi dan mencari suaka ke negara tetangga. Sejak hari pertama invasi lima bulan lalu, Rusia terus menyerang ukraina untuk menduduki wilayah bagian timur.

baca juga

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Tanam Rambut, Turki Juga Kedepankan Pengobatan Medis Ortopedi dan Jantung

Selain Tanam Rambut, Turki Juga Kedepankan Pengobatan Medis Ortopedi dan Jantung

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 17:30 WIB

Ekonomi Global Makin Terguncang Efek Konflik Ukraina, Pengamat: Berdampak ke Indonesia

Ekonomi Global Makin Terguncang Efek Konflik Ukraina, Pengamat: Berdampak ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:55 WIB

Penikmat Mi Instan Dibikin Ketar-ketir karena Perang Rusia-Ukraina, Ini Sebabnya

Penikmat Mi Instan Dibikin Ketar-ketir karena Perang Rusia-Ukraina, Ini Sebabnya

Purwokerto | Jum'at, 22 Juli 2022 | 07:55 WIB

Larang Impor Batu Bara dan Minyak dari Rusia, Inggris Siapkan Paket Sanksi

Larang Impor Batu Bara dan Minyak dari Rusia, Inggris Siapkan Paket Sanksi

Jogja | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:09 WIB

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Harga Mi Instan Akan Naik

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Harga Mi Instan Akan Naik

Foto | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:00 WIB

Inggris dan Aliansi Barat Luncurkan Sanksi Baru Rusia, Impor Emas Hingga Layanan Keuangan Dibekukan

Inggris dan Aliansi Barat Luncurkan Sanksi Baru Rusia, Impor Emas Hingga Layanan Keuangan Dibekukan

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 17:09 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB