Fakta Aliansi Baru Buatan Vladimir Putin, Turki dan Iran Dipastikan Bergabung

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2022 | 18:40 WIB
Fakta Aliansi Baru Buatan Vladimir Putin, Turki dan Iran Dipastikan Bergabung
KTT Iran-Rusia-Turki. (Youtube VOA Indonesia)

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin membangun aliansi baru untuk melancarkan invasi kepada Ukraina. Fakta aliansi baru buatan Vladimir Putin ini dibentuk untuk menghadapi serangan-serangan barat dengan melibatkan Iran. Pembentukan aliansi baru yang direncanakan presiden Rusia tersebut mengemuka dalam kunjungannya ke Teheran, ibu kota Iran pekan lalu. 

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga mengunjungi Israel dan Arab Saudi. Oposisi Rusia tersebut berujar bahwa Amerika Serikat akan berupaya menghentikan Iran memperoleh pasokan senjata nuklir. Di samping itu, Rusia yang semakin terputus dengan perekonomian barat akan menjadikan Iran sebagai target pasar baru. 

New York Times memberitakan saat mengadakan pertemuan di Iran, Putin bersikeras ingin memperkuat aliansi Iran-Rusia sebagai perlawanan atas keputusan Joe Biden mengucilkan Rusia. Putin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei sebelumnya telah mendeklarasikan bakal mendukung Rusia di tengah perang melawan Ukraina. 

"Perang adalah upaya yang keras dan sulit, Iran sebagai negara muslim tidak mendukung perang. Namun dalam kasus Ukraina, jika Rusia tak mengambil alih pihak lain akan melakukannya dan perang menjadi semakin besar,” kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita setempat. Hadir dalam pertemuan yang sama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dukungan yang dilontarkan Khamenei ini jauh lebih blak-blakan sekaligus berani jika dibandingkan sekutu Rusia lain, Tiongkok.

Namun, Khamenei memiliki alasan kuat mengapa negaranya memutuskan untuk mendukung Rusia. Negara-negara barat telah mencekik perekonomian di Teheran selama bertahun-tahun.

Kini, Rusia menjadi negara yang ingin melawan barat dan layak untuk dibela. Padahal sebelumnya hubungan Rusia-Iran sempat merenggang meskipun Rusia mendukung Iran saat perang saudara di Suriah. 

Lebih lanjut, saat ini invasi Rusia ke Ukraina masih terus berlanjut. Kepala Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA memprediksi Rusia telah kehilangan 15.000 tentara dalam perang ini.

Kepala CIA William Burns juga menambahkan ada 45.000 tentara yang lain menderita luka-luka. Jumlah ini belum ditambah dengan warga sipil yang harus mengungsi dan mencari suaka ke negara tetangga. Sejak hari pertama invasi lima bulan lalu, Rusia terus menyerang ukraina untuk menduduki wilayah bagian timur.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Tanam Rambut, Turki Juga Kedepankan Pengobatan Medis Ortopedi dan Jantung

Selain Tanam Rambut, Turki Juga Kedepankan Pengobatan Medis Ortopedi dan Jantung

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 17:30 WIB

Ekonomi Global Makin Terguncang Efek Konflik Ukraina, Pengamat: Berdampak ke Indonesia

Ekonomi Global Makin Terguncang Efek Konflik Ukraina, Pengamat: Berdampak ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:55 WIB

Penikmat Mi Instan Dibikin Ketar-ketir karena Perang Rusia-Ukraina, Ini Sebabnya

Penikmat Mi Instan Dibikin Ketar-ketir karena Perang Rusia-Ukraina, Ini Sebabnya

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 07:55 WIB

Larang Impor Batu Bara dan Minyak dari Rusia, Inggris Siapkan Paket Sanksi

Larang Impor Batu Bara dan Minyak dari Rusia, Inggris Siapkan Paket Sanksi

Jogja | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:09 WIB

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Harga Mi Instan Akan Naik

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Harga Mi Instan Akan Naik

Foto | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:00 WIB

Inggris dan Aliansi Barat Luncurkan Sanksi Baru Rusia, Impor Emas Hingga Layanan Keuangan Dibekukan

Inggris dan Aliansi Barat Luncurkan Sanksi Baru Rusia, Impor Emas Hingga Layanan Keuangan Dibekukan

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 17:09 WIB

Terkini

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB