Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

PPI Hadirkan Kemudahan di Pasar-pasar Tradisional Dalam HUT 2 Tahun Warung Pangan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:26 WIB
PPI Hadirkan Kemudahan di Pasar-pasar Tradisional Dalam HUT 2 Tahun Warung Pangan
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia / PPI member of ID Food melakukan rangkaian HUT Ke – 2 Warung Pangan.

Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia / PPI member of ID Food melakukan rangkaian HUT Ke – 2 Warung Pangan dengan melakukan Grand Launching Stock Point Warung Pangan di Pasar Kramatjati, Ciracas dan Citeureup.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga diadakan Program Flash Sale Special HUT WP ke – 2 dengan memberikan diskon khusus untuk pemilik warung, diskon berlaku untuk pembelian barang berlogo Flash Sale di aplikasi Warung Pangan.

Selain itu juga Warung Pangan mengadakan Program Promosi Voucher Belanja, dimana voucher ini diberikan untuk para pedagang pasar yang berbelanja di stock point pasar Warung Pangan. Diskon harga ini berlaku untuk pembelian di stock point Warung Pangan untuk order produk beras Cap Tiga Warung yang merupakan produk besutan PPI, gula dan minyak goreng Mamamia dimana untuk produk ini PPI sebagai sole agent.

Stock point ini juga menyediakan toren minyak goreng rakyat yang selama ini menjaga ketersediaan minyak goreng rakyat dengan harga yang terjaga di harga Rp. 14.000,- (empat belas ribu rupiah) sudah didapatkan oleh masyarakat secara langsung.

PPI terus memperluas jangkauan mitra Warung Pangan hingga ke pasar-pasar tradisional di Indonesia. Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengatakan distribusi pangan tidak cukup hanya melalui layanan daring saja, sehingga perlu kombinasi dengan menyediakan stock point atau titik persediaan Warung Pangan di pasar-pasar tradisional guna memudahkan pedagang dan konsumen saat berbelanja bahan pokok.

"Hari ini tepat dua tahun Warung Pangan. Kami membuka tiga lokasi stock point yakni Pasar Kramat Jati, Pasar Ciracas, dan Pasar Citeureup," ujarnya saat meresmikan titik persedian Warung Pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

Nina menjelaskan Warung Pangan merupakan program inisiatif strategis PPI yang didukung Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan dalam meningkatkan inklusivitas warung atau UMKM dengan kemudahan akses distribusi dan transaksi digital melalui aplikasi Warung Pangan.

Warung Pangan memiliki misi untuk menjadikan e-commerce enabler bagi pemberdayaan di bidang pangan dengan menyediakan produk pangan dan non-pangan yang berkualitas dan terjangkau.

UMKM yang menjadi mitra Warung Pangan mendapatkan layanan dengan menjadi saluran distribusi pangan bagi produk BUMN holding pangan di bawah ID Food kepada masyarakat dan menciptakan ekosistem pangan yang terdigitalisasi dari hulu hingga hilir.

"Perkembangan kemitraan sudah mencapai sekitar 80 ribu mitra. Angka ini akan terus bertambah karena banyak tawaran kerja sama dari berbagai organisasi mulai dari koperasi hingga UMKM," jelas Nina.

Warung Pangan menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, garam, hingga kopi kemasan, dengan harga yang kompetitif karena PPI memotong rantai distribusi dengan mengambil barang langsung dari BUMN holding pangan.

Ketua Koperasi Pasar Kramat Jati Yuni Wahyuni mengapresiasi keputusan PPI yang telah memilih Pasar Kramat Jati sebagai salah satu titik persediaan Warung Pangan dan berharap Warung Pangan memberikan kemudahan bagi para pedagang dan konsumen di pasar tersebut.

"Semoga harga Warung Pangan tidak lebih dari harga agen, sehingga memudahkan kami. Ke depan nanti bisa berkolaborasi dengan koperasi, karena melalui koperasi kami bisa handle untuk anggota-anggota kami," kata Yuni.

Syarat menjadi mitra Warung Pangan tergolong mudah, pemilik warung kelontong hanya perlu mengunduh aplikasi Warung Pangan, lalu mengisi biodata dan alamat warung, serta melampirkan kartu tanda penduduk. PPI akan memverifikasi data dan jika disetujui, langsung bisa memesan bahan pangan lewat aplikasi.

"Keunggulan Warung Pangan ini adalah gratis ongkos kirim, harga kompetitif, dan pengiriman cepat H+1," kata Kepala Divisi Ritel dan E-Commerce PPI Rifki Steovani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPI Tingkatkan Skill Komunikasi Guna Mendukung Kapabilitas Trading Logistik

PPI Tingkatkan Skill Komunikasi Guna Mendukung Kapabilitas Trading Logistik

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 07:06 WIB

PPI Hokkaido dan KBRI Tokyo Gelar Temu Ilmiah HISAS ke-17

PPI Hokkaido dan KBRI Tokyo Gelar Temu Ilmiah HISAS ke-17

| Rabu, 22 Juni 2022 | 15:10 WIB

Dinamika Utama Pangan Gandeng PPI Perlancar Pendistribusian Produk Konsumsi dan Pangan

Dinamika Utama Pangan Gandeng PPI Perlancar Pendistribusian Produk Konsumsi dan Pangan

Bisnis | Minggu, 19 Juni 2022 | 23:03 WIB

Terkini

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB