Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bulog Berencana Bangun Pabrik Sagu Sebagai Pengganti Gandum

M Nurhadi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 19:29 WIB
Bulog Berencana Bangun Pabrik Sagu Sebagai Pengganti Gandum
Dokumen foto sagu dalam proses pengolahan. (pusat-pkkp.bkp.deptan.go.id/Antara)

Suara.com - Perum Bulog berencana membangun pabrik sagu dalam rangka sebagai pengganti gandum yang terpengaruh ketidakpastian harga komoditas pangan global.

"Harapannya Bulog ke depannya juga memiliki rencana untuk membangun pabrik sagu," ujar Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog Budi Cahyanto dalam seminar daring Forum Merdeka Barat 9, Jumat (19/8/2022).

Ia berharap, dengan keberadaan pabrik tersebut nantinya kebutuhan sagu akan naik, dan Bulog menawarkan sagu sebagai komoditas pengganti gandum.

Selain itu, gandum selama ini ada yang digunakan untuk kebutuhan pakan hewan ternak, karena kebutuhan pakan ternak ada komposisinya yakni jagung atau gandum sebagai penggantinya.

Gandum dikenal sebagai pengganti jagung terkait kebutuhan pakan hewan ternak. Hal ini dikarenakan mungkin kondisi jagung di pasar Indonesia harganya naik sehingga kebutuhan pakan ternak mengambil dari gandum.

Namun, kini Indonesia sudah swasembada jagung dan produksi jagung dalam negeri demi memenuhi kebutuhan ternak diharapkan bisa terpenuhi tanpa impor. Hal ini juga bisa menjaga harga jagung di tingkat petani.

Sehingga, gandum yang akan diimpor hanya untuk food grade atau kebutuhan makanan seperti pembuatan roti yang memang dikonsumsi oleh masyarakat luas.

"Secara umum dengan isu harga gandum yang naik, kemudian gandum juga bukan bahan makanan konsumsi utama di Indonesia sehingga Indonesia masih dapat bertahan," kata Budi, dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan sama, Ketua Dewan Pakar DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Agus Pakpahan mengatakan dengan masuk pada dimensi fungsionalitas maka sumber karbohidrat bukan hanya dari beras, melainkan juga dari sagu, sukun dan sebagainya.

baca juga

"Kalau kita sambungkan sumber karbohidrat ada di sagu, ubi jalar, dan tanaman-tanaman sumber karbohidrat lainnya kemudian dijadikan semuanya tepung dengan program kebijakan tepungnisasi maka Indonesia bisa mendapatkan tepung nusantara yang merupakan sumber karbohidrat," pungkas Agus.

Hal ini tentunya bisa lebih dari swasembada pangan dan menghidupkan wilayah-wilayah di Indonesia, misalnya wilayah produsen sagu di Riau, Maluku, dan Papua sebagai pemasok utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Menempati Urutan ke14 Sebagai Eksportir Produk Perhiasan Di Dunia.

Indonesia Menempati Urutan ke14 Sebagai Eksportir Produk Perhiasan Di Dunia.

Tantrum | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:16 WIB

Momentum Bangkit dari Pandemi, Jawa Barat Rayakan HUT ke-77

Momentum Bangkit dari Pandemi, Jawa Barat Rayakan HUT ke-77

Tantrum | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:42 WIB

Lebih dari 2 Ton Tuna Papua Diekspor ke Jepang, Sektor Lain Segera Menyusul

Lebih dari 2 Ton Tuna Papua Diekspor ke Jepang, Sektor Lain Segera Menyusul

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Gelar Ekspor Komoditas Daerah, Bea Cukai Dukung Ekspor Bangkit Lebih Kuat Pasca Pandemi

Gelar Ekspor Komoditas Daerah, Bea Cukai Dukung Ekspor Bangkit Lebih Kuat Pasca Pandemi

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:35 WIB

Menilik Berbagai Manfaat Sorgum, Pengganti Gandum Idaman Presiden Jokowi

Menilik Berbagai Manfaat Sorgum, Pengganti Gandum Idaman Presiden Jokowi

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:38 WIB

Mengenal Apa Itu Sorgum, Bahan Pangan yang Disebut Alternatif Pengganti Beras dan Gandum

Mengenal Apa Itu Sorgum, Bahan Pangan yang Disebut Alternatif Pengganti Beras dan Gandum

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB