Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Menteri Erick Thohir: Belum Ada Kelanjutan Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:29 WIB
Menteri Erick Thohir: Belum Ada Kelanjutan Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di kawasan Sarinah (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir memastikan belum ada keputusan besaran nilai kenaikan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar.

Namun, pemerintah saat ini masih merumuskan skema-skema kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut.

"Ini yang mungkin saya bisa sampaikan pada saat ini, karena saya terus terang, belum ada kelanjutan, nanti mungkin kalau memang sudah menjadi hal yang menjadi kebijakan pemerintah saya bisa sampaikan," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Meski begitu, ia mengemukakan, jika mengalami kenaikan, harga BBM milik Pertamina masih lebih murah dibandingkan operator SPBU lainnya.

Erick mencontohkan, harga BBM nonsubsidi Pertamax yang meskipun sudah naik masih lebih murah dibandingkan harga BBM sejenis di SPBU lain.

"Kalau kita lihat harga BBM kita dibandingkan, contoh aja misalnya Pertamina Pertamax-nya itu harganya Rp12.500, kalau kita lihat isi di Pom Bensin yang Shell atau lain-lain itu harga Rp17.000," ucap dia.

Sebenarnya, tambah Erick, harga Pertamax yang lebih murah itu karena juga disubsidi oleh pemerintah. Sehingga, harga masih bisa dipatok di bawah harga keekonomian.

"Nah ini salah satu menjadi catatan yang cukup menggelitik, kalau misalnya kita mengisi bensin Pertamax, kok harganya bisa murah, sebenarnya itu subsidi. Sama juga kalau kita lihat yang namanya Pertalite dan juga yang namanya solar itu disubsidi, cukup luar biasa angkanya," katanya.

Sebelumnya, Erick menyebut, pemerintah telah menurunkan beban subsidi energi pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2023.

baca juga

Adapun, pada APBN 2023 pemerintah memangkas dana kompensasi dan subsidi energi 2023 menjadi Rp336,7 triliun. Sebelumnya anggaran kompensasi dan subsidi energi mencapai Rp502,4 triliun.

"Soal bagaimana bisa menekan subsidi (energi) dari Rp502 triliun ke Rp300 triliun, memang tidak ada cara lain yang sedang dipikirkan pemerintah, tapi ini juga belum menjadi penugasan kepada kami," kata dia

Mantan Bos Klub Inter Milan ini mengakui, penentuan kenaikkan harga BBM bersubsidi sangat dilematis. Di satu sisi, APBN sangat berat menopang untuk membiayai subsidi energi, tapi perekonomian masyarakat belum terlalu pulih.

"Nah proses-proses ini memang kita perlu waktu karena memang kita kemarin kebijakannya cukup dilema, tetapi kita yakini program-program dari penekanan BBM ini bisa terjadi," kata Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Harga BBM Naik Minggu Depan, Menteri ESDM Arifin Tasrif: Kita Akan Bahas Lagi

Luhut Sebut Harga BBM Naik Minggu Depan, Menteri ESDM Arifin Tasrif: Kita Akan Bahas Lagi

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:13 WIB

MUI Diminta Keluarkan Fatwa BBM Subsidi Hanya Boleh Dibeli Orang Miskin

MUI Diminta Keluarkan Fatwa BBM Subsidi Hanya Boleh Dibeli Orang Miskin

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:24 WIB

Sejumlah Menteri Bidang Ekonomi Makin Intens Gelar Rapat, Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM

Sejumlah Menteri Bidang Ekonomi Makin Intens Gelar Rapat, Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:16 WIB

Terkini

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

×