Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Erick Thohir: Belum Ada Kelanjutan Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:29 WIB
Menteri Erick Thohir: Belum Ada Kelanjutan Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di kawasan Sarinah (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir memastikan belum ada keputusan besaran nilai kenaikan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar.

Namun, pemerintah saat ini masih merumuskan skema-skema kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut.

"Ini yang mungkin saya bisa sampaikan pada saat ini, karena saya terus terang, belum ada kelanjutan, nanti mungkin kalau memang sudah menjadi hal yang menjadi kebijakan pemerintah saya bisa sampaikan," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Meski begitu, ia mengemukakan, jika mengalami kenaikan, harga BBM milik Pertamina masih lebih murah dibandingkan operator SPBU lainnya.

Erick mencontohkan, harga BBM nonsubsidi Pertamax yang meskipun sudah naik masih lebih murah dibandingkan harga BBM sejenis di SPBU lain.

"Kalau kita lihat harga BBM kita dibandingkan, contoh aja misalnya Pertamina Pertamax-nya itu harganya Rp12.500, kalau kita lihat isi di Pom Bensin yang Shell atau lain-lain itu harga Rp17.000," ucap dia.

Sebenarnya, tambah Erick, harga Pertamax yang lebih murah itu karena juga disubsidi oleh pemerintah. Sehingga, harga masih bisa dipatok di bawah harga keekonomian.

"Nah ini salah satu menjadi catatan yang cukup menggelitik, kalau misalnya kita mengisi bensin Pertamax, kok harganya bisa murah, sebenarnya itu subsidi. Sama juga kalau kita lihat yang namanya Pertalite dan juga yang namanya solar itu disubsidi, cukup luar biasa angkanya," katanya.

Sebelumnya, Erick menyebut, pemerintah telah menurunkan beban subsidi energi pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2023.

Adapun, pada APBN 2023 pemerintah memangkas dana kompensasi dan subsidi energi 2023 menjadi Rp336,7 triliun. Sebelumnya anggaran kompensasi dan subsidi energi mencapai Rp502,4 triliun.

"Soal bagaimana bisa menekan subsidi (energi) dari Rp502 triliun ke Rp300 triliun, memang tidak ada cara lain yang sedang dipikirkan pemerintah, tapi ini juga belum menjadi penugasan kepada kami," kata dia

Mantan Bos Klub Inter Milan ini mengakui, penentuan kenaikkan harga BBM bersubsidi sangat dilematis. Di satu sisi, APBN sangat berat menopang untuk membiayai subsidi energi, tapi perekonomian masyarakat belum terlalu pulih.

"Nah proses-proses ini memang kita perlu waktu karena memang kita kemarin kebijakannya cukup dilema, tetapi kita yakini program-program dari penekanan BBM ini bisa terjadi," kata Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Harga BBM Naik Minggu Depan, Menteri ESDM Arifin Tasrif: Kita Akan Bahas Lagi

Luhut Sebut Harga BBM Naik Minggu Depan, Menteri ESDM Arifin Tasrif: Kita Akan Bahas Lagi

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:13 WIB

MUI Diminta Keluarkan Fatwa BBM Subsidi Hanya Boleh Dibeli Orang Miskin

MUI Diminta Keluarkan Fatwa BBM Subsidi Hanya Boleh Dibeli Orang Miskin

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:24 WIB

Sejumlah Menteri Bidang Ekonomi Makin Intens Gelar Rapat, Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM

Sejumlah Menteri Bidang Ekonomi Makin Intens Gelar Rapat, Bahas Rencana Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:16 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB