Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Ngerinya Dampak Kenaikan Harga BBM

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 05 September 2022 | 13:37 WIB
Ngerinya Dampak Kenaikan Harga BBM
Perbandingan harga terbaru BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, Bp AKR - Ilustrasi Pom Bensin (Unsplash)

Suara.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi disinyalir akan membuat pergerakan sektor lain ikut bergejolak, seperti inflasi, harga kebutuhan pokok, hingga kemiskinan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda pun memperkirakan bahwa laju inflasi akan bergerak ke angka 8 persen setelah kenaikan harga BBM ini.

"Inflasi kita saat ini berada di level 4.69 persen. Lebih tinggi dibandingkan dengan target pemerintah. Jika harga Pertalite naik menjadi Rp10ribu per liter. Angka inflasi kita bisa di angka 8 persen," kata Huda saat dihubungi suara.com, Senin (5/9/2022).

Terlebih lanjut sia harga jual Solar juga naik yang artinya harga barang yang diangkut melalui kendaraan berbahan bakar Pertalite dan Solar akan naik. Mulai dari sayuran hingga kebutuhan non esensial.

"Inflasi yang tinggi bisa membuat daya beli masyarakat ikut menurun. Masyarakat jadi tidak mampu untuk membeli barang-barang di Indonesia," katanya.

Terlebih kata dia untuk masyarakat miskin dan rentan miskin. Mereka merupakan kelompok yang bakal terkena dampak paling signifikan.

"Akhirnya akan melambatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan tingkat kemiskinan Indonesia bisa sampai ke level 2 digit," katanya.

Meski demikian diakui Nailul kebijakan kenaikan harga BBM ini merupakan keputusan berat dari pemerintah dan merupakan kebijakan yang tak populer.

"Kita semua pasti menyadari keputusan ini sungguh berat bagi pemerintah. Di satu sisi beban Subsidi BBM semakin meningkat, di sisi lain inflasi juga cukup tinggi," pungkasnya.

baca juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Harga Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter (harga BBM naik).

Selain harga BBM Pertalite, ada kenaikan Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax non-subsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter yang berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Lonjakan Harga BBM, Damri Akan Naikkan Tarif Bus AKAP

Imbas Lonjakan Harga BBM, Damri Akan Naikkan Tarif Bus AKAP

News | Senin, 05 September 2022 | 13:36 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM di Langkat, Tiga Ton Solar Subsidi Disita

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM di Langkat, Tiga Ton Solar Subsidi Disita

Sumut | Senin, 05 September 2022 | 13:34 WIB

Harga BBM Naik, Polsek Sukawati Laporkan Ada Konsumen yang Mengeluh

Harga BBM Naik, Polsek Sukawati Laporkan Ada Konsumen yang Mengeluh

Bali | Senin, 05 September 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Ekonomi: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonomi: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×