Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 September 2022 | 08:36 WIB
Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce
Ilustrasi emas (Pexels/Michael Steinberg)

Suara.com - Harga emas kembali tergelincir dari level tertinggi satu minggu pada perdagangan Selasa, karena dolar dan imbal hasil Treasury melesat di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan moneter yang agresif oleh bank sentral.

Mengutip CNBC, Rabu (7/9/2022) harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD1.699,70 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Agustus di USD1.726,49.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD1.712,9 per ounce.

Fokus minggu ini tertuju pada pertemuan Bank Sentral Eropa, Kamis, yang diprediksi memberikan kenaikan suku bunga 75 basis poin.

Fed fund futures kini memperkirakan peluang 73 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Federal Reserve pada pertemuan kebijakan 20-21 September.

"Beberapa kekuatan menekan pasar, yang semuanya berkaitan dengan prospek kebijakan moneter di seluruh dunia selama tahun depan," kata Daniel Ghali, analis TD Securities.

Dolar melonjak ke level tertinggi dua dekade setelah data menunjukkan industri jasa Amerika naik lagi pada Agustus, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun melesat ke level tertinggi sejak Juni di tengah ekspektasi bahwa The Fed akan terus menaikkan suku bunga.

Imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan  opportunity cost  memegang emas yang tidak memberikan bunga.

baca juga

"Emas terseret lebih rendah oleh dolar dan imbal hasil obligasi yang meningkat. Dalam lingkungan ini dengan dua pasar tersebut melakukan apa yang mereka lakukan, cukup sulit bagi emas untuk mempertahankan reli apapun," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

"Kita bisa melihat beberapa  bargain hunting  yang datang ke sini pada level ini. Namun, jangan melihat pergerakan naik yang substansial di sini yang terkadang dicari orang di saat-saat yang tidak pasti." Katanya.

Sementara itu harga perak di pasar spot merosot 1,2 persen menjadi USD17,95 per ounce, platinum naik 0,5 persen menjadi USD850,21 sementara paladium anjlok 2 persen menjadi USD1.992,95 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Self Reward, Wanita Ini Beli Perhiasan Emas Pakai Uang Koin

Self Reward, Wanita Ini Beli Perhiasan Emas Pakai Uang Koin

Lifestyle | Selasa, 06 September 2022 | 19:50 WIB

Poster Baru Dirilis, Bayangan Yook Sungjae BTOB Terlihat di Sendok Emas

Poster Baru Dirilis, Bayangan Yook Sungjae BTOB Terlihat di Sendok Emas

Depok | Selasa, 06 September 2022 | 15:48 WIB

Naik Rp 4.000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 955.000/Gram

Naik Rp 4.000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 955.000/Gram

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 10:34 WIB

Terkini

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:04 WIB

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

×