Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Bos BCA dan Gajah Tunggal Mangkir dari Panggilan Kasus BLBI, Pansus: Dulu Minta-minta, Sekarang?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 09 September 2022 | 08:53 WIB
Bos BCA dan Gajah Tunggal Mangkir dari Panggilan Kasus BLBI, Pansus: Dulu Minta-minta, Sekarang?
Pansus BLBI DPD RI.

Suara.com - Pansus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) geram karena Bos Djarum Grup Robert Budi Hartono dan Bos Gajah Tunggal Sjamsul Nursalim kembali mangkir dari undangan kedua.

Ketua Pansus BLBI DPD Bustami Zainudin menyebut, keduanya tidak menghargai dan menghormati maruah lembaga DPD RI, sehingga akan segera dikirimkan surat undangan ketiga kepada Robert Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim.

“Dulu mereka minta-minta tolong dibantu negara, sehingga negara memberikan kepercayaan dengan memberikan utang. Tetapi sekarang, saat negara mau bertanya mengapa fasilitas BLBI ini menjadi masalah, justru mereka enggan datang," kata Bustami, Kamis (8/9/2022).

Bustami mengungkapkan, Robert Budi Hartono mengirimkan surat kepada Pansus BLBI DPD yang berisi penjelasan versinya terkait akuisisi PT Bank Central Asia (BCA).

Melalui surat itu, dia beralasan tidak bisa hadir lantaran sedang mendampingi keluarga yang sedang sakit di Singapura.

Sementara, Sjamsul Nursalim bahkan sama sekali tidak merespon undangan Pansus BLBI DPD, sehingga dinilai tidak menghormati DPD. 

Sjamsul hanya mengirimkan surat yang berisi alasan tidak mengetahui terkait BLBI yang diterima oleh BCA karena BLBI terjadi tahun 1998, sedangkan dirinya baru membeli BCA pada 2002.

Padahal, menurut data yang dimiliki oleh Pansus BLBI DPD, masalah dari BCA bukan hanya terkait BLBI saja, tetapi juga terkait obligasi rekap BLBI yang dipegang BCA sebesar Rp60 triliun.

“Dengan memegang rekap ini seolah-olah pemerintah berutang pada BCA Rp60 triliun, setahun bayar bunga Rp6 triliun. Ini cara yang diusulkan Dana Moneter Internasional (IMF) agar BCA dan beberapa bank lain penerima rekap layak untuk beroperasi, sehingga asetnya dinilai sesuai ketentuan,” ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya mengundang Budi Hartono untuk mendapatkan penjelasan utuh dan komprehensif mengenai pembelian Rp5 triliun untuk 51 persen saham BCA oleh Grup Djarum yang diduga melanggar hukum karena nilai pasar BCA saat itu di atas Rp100 triliun.

Sebagai pemegang obligasi rekap, BCA telah menerima Rp6 triliun dari 2002-2022, hingga tahun 2045 nanti. Selain itu dalam 20 tahun terakhir, BCA menerima Rp120 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bustami memastikan, panggilan ketiga untuk keduanya akan dilayangkan segera pada awal pekan depan dan akan terus memanggil dua konglomerat tersebut sampai memenuhi undangan.

Sedangkan untuk Sjamsul Nursalim, sudah dipersiapkan langkah hukum keras karena sudah benar-benar tidak menghormati DPD.

Turut hadir dalam rapat ini, Wakil Ketua Pansus yang juga Senator asal Kalimantan Barat Sukiryanto, Senator asal Sulawesi Tenggara Amirul Tamin, Senator asal Papua Filep Wamafma, Senator asal Jawa Timur Ahcmad Nawardi, Senator asal Lampung Abdul Hakim, dan Staf Ahli Pansus BLBI DPD Hardjuno Wiwoho.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pansus BLBI DPD RI Geram, Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim Lagi-lagi Mangkir

Pansus BLBI DPD RI Geram, Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim Lagi-lagi Mangkir

Bisnis | Kamis, 08 September 2022 | 14:25 WIB

Perwakilan Pendemo Tolak Kenaikan Harga BBM Bisa Bertemu Pihak Istana, Jokowi Ada di Bogor

Perwakilan Pendemo Tolak Kenaikan Harga BBM Bisa Bertemu Pihak Istana, Jokowi Ada di Bogor

News | Selasa, 06 September 2022 | 12:06 WIB

Kesadaran Investasi Tumbuh, BCA Gelar Wealth Summit 2022

Kesadaran Investasi Tumbuh, BCA Gelar Wealth Summit 2022

Press Release | Selasa, 06 September 2022 | 11:59 WIB

Pansus BLBI DPD RI Undang Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim untuk Kedua Kalinya

Pansus BLBI DPD RI Undang Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim untuk Kedua Kalinya

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 09:59 WIB

Mau Kalahkan K-Pop, Pemkot Depok Bikin DEPOKPOP

Mau Kalahkan K-Pop, Pemkot Depok Bikin DEPOKPOP

Video | Sabtu, 03 September 2022 | 18:25 WIB

Direktur Bank BCA Diperiksa KPK, Terkait Korupsi Mantan Wali Kota Ambon

Direktur Bank BCA Diperiksa KPK, Terkait Korupsi Mantan Wali Kota Ambon

Sulsel | Jum'at, 02 September 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB