Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masuk Musim Dingin, Harga Minyak Dunia Kembali Menghangat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 15 September 2022 | 08:01 WIB
Masuk Musim Dingin, Harga Minyak Dunia Kembali Menghangat
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak menguat pada perdagangan hari Rabu, setelah kemarin melemah imbas tekanan inflasi AS yang kembali meningkat.

Kenaikan ini di dorong setelah pengawas energi internasional memperkirakan peningkatan peralihan gas ke minyak akibat lonjakan harga musim dingin ini, meski prospek permintaan tetap suram.

Mengutip CNBC, Kamis (15/9/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 93 sen, atau 1 persen menjadi USD94,10 per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate berakhir di posisi USD88,48 per barel, melonjak USD1,17, atau 1,3 persen.

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan perlambatan ekonomi yang semakin dalam dan ekonomi China yang goyah akan menyebabkan permintaan minyak global tersendat pada kuartal keempat tahun ini.

Itu yang membuat harga di bawah tekanan akhir-akhir ini, dan dapat menghambat reli lebih lanjut.

"Saya pikir kita akan tetap dalam kisaran. Saya tidak berpikir USD70 per barel sangat mungkin, tetapi apa pun yang lebih dari USD100 tidak dibenarkan," kata Eli Tesfaye, analis RJO Futures di Chicago.

IEA juga memperkirakan peralihan yang meluas dari gas ke minyak untuk tujuan pemanasan, mengatakan rata-rata 700.000 barel per hari (bph) pada Oktober 2022 hingga Maret 2023 - dua kali lipat tingkat tahun lalu. Faktor itu, bersama dengan ekspektasi keseluruhan untuk pertumbuhan pasokan yang lemah, membantu mendorong pasar.

"Persediaan global turun 25,6 juta barel pada Juli," kata IEA.

Namun, di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah melesat pekan lalu untuk minggu kedua berturut-turut, sekali lagi didorong oleh pelepasan yang sedang berlangsung dari Strategic Petroleum Reserve (SPR).

Stok komersial meningkat 2,4 juta barel setelah 8,4 juta barel dilepas dari SPR, bagian dari program yang dijadwalkan akan berakhir bulan depan.

"Angka minyak mentah menunjukkan begitu kita mengurangi waktu pelepasan Strategic Petroleum Reserve, kita akan melihat penurunan substansial dalam persediaan sehingga menjaga minyak tetap tinggi," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Trader juga mengatakan minimnya kepastian tentang kemungkinan penghentian operasional kereta api Amerika akibat perselisihan perburuhan yang sedang berlangsung menambah sedikit dukungan ke pasar.

Tiga serikat pekerja sedang bernegosiasi untuk kontrak baru yang dapat mempengaruhi pengiriman melalui kereta api, yang penting bagi pengiriman minyak mentah dan produknya.

Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC), Selasa, mengatakan permintaan minyak global pada 2022 dan 2023 bakal lebih kuat dari ekspektasi, mengutip tanda-tanda bahwa ekonomi utama bernasib lebih baik dari perkiraan meski dibayangi sejumlah tantangan seperti lonjakan inflasi.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi AS Kembali Meningkat, Harga Minyak Dunia Loyo

Inflasi AS Kembali Meningkat, Harga Minyak Dunia Loyo

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 08:08 WIB

BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran

BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran

| Selasa, 13 September 2022 | 20:41 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Meski Permintaan Diproyeksi Lebih Lesu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Meski Permintaan Diproyeksi Lebih Lesu

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 08:53 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB