Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Ekonomi Terus Tumbuh, Akademisi: Presiden Jokowi Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 15 September 2022 | 13:02 WIB
Ekonomi Terus Tumbuh, Akademisi: Presiden Jokowi Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Rapat Terbatas Terkait Kebijakan Visa On Arrival di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/9/2022). [Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi terus membaik pasca Indonesia dihajar pandemi COVID-19 selama dua tahun lebih. Terlihat dari pemulihan ekonomi Indonesia terus menguat, tumbuh 5,01 persen di triwulan I dan kini naik signifikan menjadi 5,44 persen di Triwulan II 2022.

Capaian luar biasa ini mendapat apresiasi tinggi dari Rektor IAIN Ponorogo Evi Muafia. Menurut Evi, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini terus menuju arah yang lebih baik.

Membaiknya ekonomi Indonesia tidak terlepas dari kebijakan strategis ekonomi Presiden Joko Widodo alias Jokowi, yang mampu mendorong percepatan kebangkitan ekonomi. Langkah ini diambil Jokowi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi.

"Saya kira ini sangat luar biasa. Apalagi kemudian memperbaiki sistem-sistem terutama ekonomi masyarakat," kata Evi.

Dikatakan Pemegang gelar doktor ini, pulihnya ekonomi Indonesia begitu cepat menjadi bukti bahwa bangsa ini mampu menghadapi pandemi dan ancaman krisis global. Bahkan, lanjut Evi, berkat hadirnya kebijakan Jokowi, berhasil membuat perekonomian nasional terus menjadi lebih baik.

Terlebih lagi, dampak dari adanya kebijakan tersebut membuat roda perekonomian masyarakat tetap berjalan. Oleh kerena itu, Evi menginginkan agar realisasi kebijakan Jokowi bisa konsisten berjalan. Sehingga ke depannya akan berimbas positif pada sektor ekonomi, yang akan terus bertumbuh baik.

"Sangat, sangat mendukung dan saya sangat yakin itu Jokowi mampu bawa ekonomi Indonesia mendunia," tandasnya.

Berdasarkan daya Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 tumbuh 5,44 persen. Pertumbuhan ini sejalan dengan indikator menurut lapangan usaha yang trennya tumbuh positif.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, seluruh leading sector yaitu industri, pertambangan, pertanian, perdagangan, dan konstruksi melanjutkan tren pemulihan, meski memang terjadi perlambatan pada industri pengolahan.

Ia menjelaskan, industri pengolahan masih menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi RI dengan porsi 17,84 persen. Industri pengolahan tumbuh 4,01 persen (yoy), melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,07 persen (yoy).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut Isu Jokowi Maju Jadi Cawapres 2024, Demokrat: Jangan Termakan Rayu Brutus-brutus, Tirulah SBY!

Ribut Isu Jokowi Maju Jadi Cawapres 2024, Demokrat: Jangan Termakan Rayu Brutus-brutus, Tirulah SBY!

Sumbar | Kamis, 15 September 2022 | 11:59 WIB

Sambut Rombongan Presiden, Warga Bentangkan Kain Bertuliskan 'Jokowi Sampai Mati'

Sambut Rombongan Presiden, Warga Bentangkan Kain Bertuliskan 'Jokowi Sampai Mati'

News | Kamis, 15 September 2022 | 12:02 WIB

Polisi Pasang Dua Lapis Kawat Berduri Antisipasi Ricuh Demo BEM SI Tolak BBM Naik

Polisi Pasang Dua Lapis Kawat Berduri Antisipasi Ricuh Demo BEM SI Tolak BBM Naik

News | Kamis, 15 September 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:04 WIB

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:57 WIB

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:51 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB