Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Soal Pembangunan Infrastruktur, Politisi Golkar Sebut Era Jokowi Jauh di Atas SBY

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 18 September 2022 | 13:24 WIB
Soal Pembangunan Infrastruktur, Politisi Golkar Sebut Era Jokowi Jauh di Atas SBY
Presiden Joko Widodo meninjau ruas jalan Trans Jawa di Interchange Bandar kilometer 671, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/12). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Politisi senior Partai Golkar, Ridwan Bae menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi melampaui prestasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal pembangunan infratruktur. Ridwan mengatakan, Jokowi sangat mendorong kemajuan infrastruktur Indonesia.

"Pembangunan infrastruktur di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo selama hampir sembilan tahun ini adalah yang terbaik di antara yang lainnya. Saya punya data. Kita bicara berdasarkan data, jadi tidak asal ngomong," ujarnya, dikutip Minggu (18/9/2022).

Selain itu, Ridwan menyebut kesejahteraan masyarakat di era Jokowi juga dinilai lebih baik dibandingkan saat pemerintahan SBY. Menurut Ridwan, hal iti dapat dilihat dalam data indeks kesejahteraan rakyat.

"Bagaimana tidak, pasalnya sejak 10 tahun memimpin, Presiden SBY nyatanya hanya menyelesaikan konstruksi jalan tol sepanjang 189,2 km saja dan terdapat 24 bandar udara (bandara) yang berhasil diselesaikan pada kabinet tahun 2004 hingga 2014 tersebut," sambung Ridwan.

Selain itu, kata Ridwan, terdapat 18 proyek bendungan yang mangkrak pada era SBY. Ridwan mengatakan, proyek mangkrak tersebut akhirnya diselesaikan Jokowi setelah tahun 2014.

"Jalan tol yang berhasil dikonstruksikan adalah sepanjang 1.762,3 km. kemudian ada sebanyak 30 bendungan yang diselesaikan dan juga sebanyak 29 bandara yang berhasil rampung hingga setidaknya bulan ini, September 2022," imbuhnya.

"Bukan hanya itu, namun pembangunan infrastruktur yang berhasil dilakukan di era Presiden Jokowi adalah konstruksi jalan desa sepanjang 316.590 km," sambung dia.

Ridwan melanjutkan, Jokowi juga masih punya beberapa target lain yang hendak dicapai. Yaitu penyelesaian pembangunan jalan tol sepanjang 750 km dengan target selesai tahun 2023 hingga 2024.

"Target yang direncanakan oleh Pak Jokowi ini kurang lebih 2 tahun, jauh lebih panjang ketimbang capaian jalan tol yang dibangun semasa kepemimpinan SBY selama 10 tahun, yakni hanya 189.2 km," papar Ridwan.

"Pembangunan infrastruktur di kepemimpinan Presiden Jokowi bahkan mampu dirasakan oleh seluruh masyarakat secara luas, termasuk masyarakat desa dan pelosok hingga merata," sambungnya.

Senada dengan hal tersebut, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar, H Ilham Pangestu, menyebut pembangunan infrastruktur di zaman Presiden Jokowi cukup membanggakan. Menurut Ilham, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Pemerintah terlihat cukup gencar membangun infrastruktur. Saya melihat usaha tersebut adalah cara Presiden Jokowi untuk memeratakan pembangunan di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi-Prabowo Siapkan Desain Pertahanan Negara di Indonesia Timur

Jokowi-Prabowo Siapkan Desain Pertahanan Negara di Indonesia Timur

News | Minggu, 18 September 2022 | 14:33 WIB

Keluarga Brigadir J Menyerah dalam Kasus Pembunuhan Berencana Tersangka Ferdy Sambo, Kamaruddin Ungkap Soal Ini

Keluarga Brigadir J Menyerah dalam Kasus Pembunuhan Berencana Tersangka Ferdy Sambo, Kamaruddin Ungkap Soal Ini

| Minggu, 18 September 2022 | 14:25 WIB

Senyum Kecut Irma Suryani Tanggapi Sindiran AHY Proyek 'Gunting Pita': Menurut Saya Nggak Pas!

Senyum Kecut Irma Suryani Tanggapi Sindiran AHY Proyek 'Gunting Pita': Menurut Saya Nggak Pas!

Hits | Minggu, 18 September 2022 | 14:03 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB