Selama Pandemi Covid-19, Wamenkeu Pastikan Indonesia Tak Alami Guncangan Sistem Keuangan

Chandra Iswinarno Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB
Selama Pandemi Covid-19, Wamenkeu Pastikan Indonesia Tak Alami Guncangan Sistem Keuangan
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Nusa Cendana di Kupang, NTT, Kamis (22/9/2022). [ANTARA/Kuntum Riswan]

Suara.com - Selama Pandemi Covid-19, Indonesia disebut tidak mengalami guncangan keuangan meski terjadi pelambatan pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (22/9/2022).

"Ekonominya menyusut, growth-nya negatif, tapi tidak terjadi goncangan dalam sistem keuangan. Ini yang kita katakan menjaga Indonesia selama pandemi," katanya seperti dikutip Antara.

Suahasil mengemuakkan, pelambatan ekonomi akibat pembatasan sosial tidak dapat dihindarkan. Meski begitu, pemerintah bertekad menjaga kestabilan sistem keuangan.

Salah satu upaya pemerintah melalui bauran kebijakan yang terkoordinasi dalam rangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Langkah tersebut dimulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan fasilitas relaksasi untuk kredit yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk juga penyediaan dana bagi UMKM serta restrukturisasi kredit untuk pelaku usaha UMKM.

Selain itu, pemerintah menerbitkan Perppu yang mengatur penyesuaian batas defisit APBN, penyesuaian mandatory spending, pergeseran dan refocusing anggaran pusat dan daerah hingga insentif dan fasilitas perpajakan.

“Pemerintah melaksanakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional atau yang disingkat PEN. Nah ini merupakan pengeluaran ekstra dan angka angka ini tidak sedikit,” ucapnya.

Tercatat pemerintah menganggarkan Rp575,9 triliun untuk PEN 2020 yang digunakan pada sektor penanganan kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, dukungan UMKM dan korporasi serta insentif usaha.

Baca Juga: Wamenkeu Sebut Harga BBM Harusnya Sudah Naik Sejak Awal 2022, Bukan Sekarang

Kemudian untuk PEN 2021 sebanyak Rp655,14 triliun, penambahan biaya tersebut dikarenakan adanya lonjakan kasus COVID-19 varian Delta. Sedangkan untuk 2022, PEN berjumlah Rp455,6 triliun yang digunakan untuk penanganan kesehatan, Perlinson dan penguatan pemulihan ekonomi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI