Komunitas Warteg, PKL dan Pedagang Pasar Kramat Jati Beri Dukungan untuk Ganjar

Iwan Supriyatna

Senin, 26 September 2022 | 06:34 WIB
Komunitas Warteg, PKL dan Pedagang Pasar Kramat Jati Beri Dukungan untuk Ganjar
Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia bersama pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang pasar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Suara.com - Dukungan terhadap Ganjar Pranowo Presiden 2024 terus mengalir. Kali ini, dukungan hadir dari Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia bersama pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang pasar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Mereka mendeklarasikan Ganjar Presiden 2024 karena gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu memiliki segudang program permodalan yang dapat membantu pedagang, UMKM, dan rakyat kecil pada umumnya. Mereka mengapresiasi upaya Ganjar dalam menyejahterakan rakyat tersebut. 

"Yang Pak Ganjar saat ini lakukan di Jawa Tengah seperti Kredit Lapak, terus ada Kartu Jawa Tengah Sejahtera (KJS). Pengennya untuk skala nasional program-program itu," kata Koordinator Kowarteg Indonesia, Noehrozi usai deklarasi.

Pada awal peluncurannya di tahun 2021, Kredit Lapak merupakan gebrakan program yang digagas Ganjar untuk ibu-ibu pedagang pasar dan pelaku industri rumahan. Program permodalan ini diluncurkan dengan plafon kredit sekitar Rp 2 juta dan bunga dua persen per tahun. 

Kemudian pada September 2022 kemarin, Ganjar menaikan plafon kredit menjadi Rp 25 juta per tahun dengan bunga tetap dua persen. Kenaikan plafon ini dilakukan Ganjar untuk merespons dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Sementara dalam program KJS, Ganjar memberikan bantuan untuk menciptakan kesejahteraan berupa uang tunai sebesar Rp 750 ribu per tiga bulan. Bantuan tersebut bisa digunakan untuk modal usaha atau kehidupan sehari-hari. 

Noehrozi menilai, Ganjar adalah sosok pemimpin yang sederhana dan dapat diterima masyarakat. Noehrozi mengatakan, Kowarteg Indonesia bersama PKL dan pedagang pasar menginginkan sosok tepat untuk pemimpin Indonesia, yaitu Ganjar Pranowo. 

"Kami mendukung Pak Ganjar yang pastinya kami meyakini beliau bisa membawa Indonesia lebih baik lagi. Pak Ganjar itu orangnya sederhana, terus diterima di semua kalangan," tuturnya. 

Noehrozi mengatakan, pihaknya akan terus mensosialisasikan sosok dan program-program yang digagas Ganjar ke masyarakat umum, khususnya para pedagang. Dia berharap, 'Ganjar Pranowo Presiden 2024' dapat terwujud. 

baca juga

"Yang pastinya Kowarteg Indonesia akan selalu dan selaras dengan programnya Pak Ganjar. Kowarteg Indonesia akan sosialisasi tentang program Pak Ganjar karena memang apa yang saat ini dilakukan Pak Ganjar, kita memang terinspirasi sama Pak Ganjar," tuturnya. 

Selain deklarasi, Kowarteg Indonesia juga membagikan ratusan paket sembako beserta kaos bertuliskan 'Ganjar Presiden 2024' ke pedagang dan masyarakat yang membutuhkan di kawasan Pasar Kramat Jati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs Curacao, PKL di Stadion Pakansari Semakin Menjamur, Satpol PP: Masih Mendata

Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs Curacao, PKL di Stadion Pakansari Semakin Menjamur, Satpol PP: Masih Mendata

Bogor | Jum'at, 23 September 2022 | 19:13 WIB

Kembangkan Usaha, DPRD Kulon Progo Minta Disdagin Mendata PKL Sampai Tingkat Desa

Kembangkan Usaha, DPRD Kulon Progo Minta Disdagin Mendata PKL Sampai Tingkat Desa

Jogja | Rabu, 14 September 2022 | 15:25 WIB

Satpol PP Kota Bandung akan Tertibkan PKL dan Reklame di 3 Zona

Satpol PP Kota Bandung akan Tertibkan PKL dan Reklame di 3 Zona

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 18:58 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×