Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Komunitas Warteg, PKL dan Pedagang Pasar Kramat Jati Beri Dukungan untuk Ganjar

Iwan Supriyatna

Senin, 26 September 2022 | 06:34 WIB
Komunitas Warteg, PKL dan Pedagang Pasar Kramat Jati Beri Dukungan untuk Ganjar
Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia bersama pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang pasar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Suara.com - Dukungan terhadap Ganjar Pranowo Presiden 2024 terus mengalir. Kali ini, dukungan hadir dari Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia bersama pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang pasar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Mereka mendeklarasikan Ganjar Presiden 2024 karena gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu memiliki segudang program permodalan yang dapat membantu pedagang, UMKM, dan rakyat kecil pada umumnya. Mereka mengapresiasi upaya Ganjar dalam menyejahterakan rakyat tersebut. 

"Yang Pak Ganjar saat ini lakukan di Jawa Tengah seperti Kredit Lapak, terus ada Kartu Jawa Tengah Sejahtera (KJS). Pengennya untuk skala nasional program-program itu," kata Koordinator Kowarteg Indonesia, Noehrozi usai deklarasi.

Pada awal peluncurannya di tahun 2021, Kredit Lapak merupakan gebrakan program yang digagas Ganjar untuk ibu-ibu pedagang pasar dan pelaku industri rumahan. Program permodalan ini diluncurkan dengan plafon kredit sekitar Rp 2 juta dan bunga dua persen per tahun. 

Kemudian pada September 2022 kemarin, Ganjar menaikan plafon kredit menjadi Rp 25 juta per tahun dengan bunga tetap dua persen. Kenaikan plafon ini dilakukan Ganjar untuk merespons dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Sementara dalam program KJS, Ganjar memberikan bantuan untuk menciptakan kesejahteraan berupa uang tunai sebesar Rp 750 ribu per tiga bulan. Bantuan tersebut bisa digunakan untuk modal usaha atau kehidupan sehari-hari. 

Noehrozi menilai, Ganjar adalah sosok pemimpin yang sederhana dan dapat diterima masyarakat. Noehrozi mengatakan, Kowarteg Indonesia bersama PKL dan pedagang pasar menginginkan sosok tepat untuk pemimpin Indonesia, yaitu Ganjar Pranowo. 

"Kami mendukung Pak Ganjar yang pastinya kami meyakini beliau bisa membawa Indonesia lebih baik lagi. Pak Ganjar itu orangnya sederhana, terus diterima di semua kalangan," tuturnya. 

Noehrozi mengatakan, pihaknya akan terus mensosialisasikan sosok dan program-program yang digagas Ganjar ke masyarakat umum, khususnya para pedagang. Dia berharap, 'Ganjar Pranowo Presiden 2024' dapat terwujud. 

"Yang pastinya Kowarteg Indonesia akan selalu dan selaras dengan programnya Pak Ganjar. Kowarteg Indonesia akan sosialisasi tentang program Pak Ganjar karena memang apa yang saat ini dilakukan Pak Ganjar, kita memang terinspirasi sama Pak Ganjar," tuturnya. 

Selain deklarasi, Kowarteg Indonesia juga membagikan ratusan paket sembako beserta kaos bertuliskan 'Ganjar Presiden 2024' ke pedagang dan masyarakat yang membutuhkan di kawasan Pasar Kramat Jati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs Curacao, PKL di Stadion Pakansari Semakin Menjamur, Satpol PP: Masih Mendata

Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs Curacao, PKL di Stadion Pakansari Semakin Menjamur, Satpol PP: Masih Mendata

Bogor | Jum'at, 23 September 2022 | 19:13 WIB

Kembangkan Usaha, DPRD Kulon Progo Minta Disdagin Mendata PKL Sampai Tingkat Desa

Kembangkan Usaha, DPRD Kulon Progo Minta Disdagin Mendata PKL Sampai Tingkat Desa

Jogja | Rabu, 14 September 2022 | 15:25 WIB

Satpol PP Kota Bandung akan Tertibkan PKL dan Reklame di 3 Zona

Satpol PP Kota Bandung akan Tertibkan PKL dan Reklame di 3 Zona

| Kamis, 08 September 2022 | 18:58 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB