Kekhawatiran Resesi Jadi Penyebab IHSG Anjlok Parah Awal Pekan Ini

M Nurhadi

Senin, 26 September 2022 | 11:03 WIB
Kekhawatiran Resesi Jadi Penyebab IHSG Anjlok Parah Awal Pekan Ini
Sejumlah karyawan saat penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Penyebab IHSG yang terkoreksi hari ini diduga disebabkan oleh kekhawatiran terhadap ancaman resesi global.

Awal pekan ini, Senin (26/9/2022), IHSG dibuka melemah 47,95 poin atau 0,67 persen ke posisi 7.130,64. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,87 poin atau 0,96 persen ke posisi 1.015,76.

"Untuk hari ini sentimen IHSG diperkirakan masih negatif. Pasar diperkirakan masih akan tertekan oleh kekhawatiran terkait resesi global," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas, Senin (26/9/2022).

Sementara, harga minyak global terpantau mengalami penurunan yang cukup masif. Meskipun demikian, saham-saham komoditas dinilai masih memiliki kelebihan karena memiliki potensi dividen interim yang cukup besar pada kuartal IV 2022.

Terlebih, tren pelemahan rupiah yang terus berlanjut memberikan dampak positif bagi eksportir termasuk juga perusahaan komoditas yang berbasis ekspor.

Sementara itu, bursa saham AS kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan lalu. Pasar masih diliputi oleh kekhawatiran terkait resesi global pasca tren kenaikan suku bunga oleh The Fed yang masih konsisten agresif.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS terus meningkat ke posisi tertinggi dalam lebih dari 10 tahun terakhir. Penguatan mata uang dolar terhadap mata uang lain juga menunjukkan bahwa kondisi pasar global saat ini sangat tidak baik.

Sedangkan bursa saham Eropa bergerak turun pada perdagangan Jumat (23/9) lalu. Pelaku pasar merespon negatif keputusan pemerintah Inggris yang memangkas beberapa pajak demi memacu investasi.

Di sektor pasar Asia, bursa saham juga mengalami penurunan. Pasar masih tertekan oleh dampak kenaikan suku bunga agresif oleh bank sentral AS.

baca juga

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 605,73 poin atau 2,23 persen ke 26.548,1, indeks Hang Seng turun 19,24 poin atau 0,11 persen ke 17.952,51, dan indeks Straits Times terkoreksi 17,21 poin atau 0,53 persen ke 3.209,89.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Amblas Lagi, Kini Tembus Rp15.089 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Amblas Lagi, Kini Tembus Rp15.089 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 09:37 WIB

Awal Pekan IHSG Dibuka Melorot ke Level 7.130 Melemah 0,67 Persen

Awal Pekan IHSG Dibuka Melorot ke Level 7.130 Melemah 0,67 Persen

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 09:21 WIB

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.178 Melemah 0,56 Persen

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.178 Melemah 0,56 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 16:05 WIB

Bursa Saham Ditutup Melemah, Bagaimana Potensi Pasar Minggu Depan?

Bursa Saham Ditutup Melemah, Bagaimana Potensi Pasar Minggu Depan?

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 15:37 WIB

Bersiap Hadapi Resesi, Facebook Mulai Merampingkan Karyawan

Bersiap Hadapi Resesi, Facebook Mulai Merampingkan Karyawan

Batam | Jum'at, 23 September 2022 | 13:57 WIB

Rapat Pemegang Saham: Pengelolaan Jakabaring Sport City Palembang Dimandatkan Pada Komisaris

Rapat Pemegang Saham: Pengelolaan Jakabaring Sport City Palembang Dimandatkan Pada Komisaris

Sumsel | Jum'at, 23 September 2022 | 11:08 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×